ROEM, RIVAN RAMADHAN (2025) Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Sinjai Terhadap Kusta Tahun 2024 = Knowledge Level and Attitudes of the Sinjai Community Toward Leprosy in 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011211116-BUvSFCaHAufPZM8K-20250427235855.png
Download (228kB) | Preview
C011211116-1-2.pdf
Download (2MB)
C011211116-dp.pdf
Download (251kB)
C011211116-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 January 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Kusta adalah penyakit menular yang disebabkan oleh
Mycobacterium leprae, mempengaruhi sistem saraf, kulit, hidung, dan mata, serta
dapat menyebabkan kecacatan fisik jika tidak terdiagnosis dini. Penurunan tingkat
pengetahuan masyarakat tentang kusta dan stigma negatif terhadap penderita
menjadi faktor utama yang menyebabkan keterlambatan diagnosis,
memperburuk kondisi penderita, dan meningkatkan penyebaran penyakit.
Masyarakat sering menganggap kusta sebagai penyakit kutukan yang sulit
disembuhkan, sehingga menyebabkan diskriminasi dan kesulitan bagi penderita
untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Sulawesi Selatan, termasuk
Kabupaten Sinjai, memiliki prevalensi kusta yang cukup tinggi, dengan 55 kasus
di Kabupaten Sinjai pada 2022. Mengingat rendahnya akses informasi yang valid
di masyarakat dan adanya stigma yang menghambat pencegahan serta
pengobatan penyakit ini, maka penelitian ini pun diadakan. Tujuan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap Masyarakat
Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan 2024 terhadap kusta. Metode.
Pendekatan cross-sectional dengan pengambilan sampel secara purposive
sampling lalu dikelola menggunakan SPSS untuk mengetahui tingkat pengetahuan
dan sikap masyarakat, kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Hasil. Penelitian
ini melibatkan 165 responden dari Kabupaten Sinjai pada tahun 2024 yang
memenuhi kriteria sampel. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar
masyarakat memiliki tingkat pengetahuan rendah tentang kusta, dengan 91 orang
(55,2%) memiliki skor di bawah 55%. Sebanyak 58 orang (35,2%) memiliki
pengetahuan cukup (skor 8-9), dan 16 orang (9,7%) memiliki pengetahuan baik
(skor 10-11). Dari segi sikap, 106 orang (64,2%) menunjukkan sikap cukup (skor
16-21), 38 orang (23,0%) memiliki sikap kurang (skor 0-15), dan 21 orang (12,7%)
menunjukkan sikap baik (skor 22-28). Kesimpulan. Mayoritas masyarakat
Kabupaten Sinjai memiliki tingkat pengetahuan rendah tentang kusta, dengan
55,2% (91 orang) memiliki skor di bawah 55%. Sebagian besar juga
menunjukkan sikap cukup terhadap kusta, yaitu 64,2% (106 orang).
Kata kunci: pengetahuan, sikap, kusta
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Knowledge, attitude, Leprosy |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 03:21 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 03:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54841 |
