YASASHII, ADHYTIO (2024) EFEK PEMBERIAN SUSU FORMULA TERHADAP BERAT BADAN, DAN TINGGI BADAN PADA ANAK DENGAN GROWTH FALTERING DI DESA PESISIR UNTIA = THE EFFECT OF FORMULA FEEDING ON WEIGHT AND HEIGHT IN CHILDREN WITH GROWTH FALTERING IN COASTAL VILLAGE OF UNTIA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C105202001-7s9njuiyCg80TELr-20250422120302.jpg
Download (298kB) | Preview
C105202001-1-2.pdf
Download (1MB)
C105202001-dp.pdf
Download (231kB)
C105202001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 November 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Pendahuluan: Pertumbuhan yang terhambat (growth faltering) dan stunting merupakan tantangan dalam perkembangan anak yang dapat memengaruhi potensi individu dan kemampuan kognitif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh susu formula dalam memperbaiki status gizi dan pertumbuhan anak dengan gangguan pertambahan berat badan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode uji klinis kohort prospektif dengan teknik pengambilan sampel secara convenient sampling. Sampel penelitian diambil di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada tahun 2023. Populasi sasaran dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 7–24 bulan yang mengalami gangguan penambahan berat badan, dengan jumlah sampel masingmasing kelompok sebanyak 20 anak. Analisis statistik dilakukan menggunakan STATA versi 23. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian susu formula sebagai intervensi nutrisi dinilai efektif dalam mendukung pertambahan berat badan, terutama pada anak usia 7–12 bulan dibandingkan kelompok usia 13–24 bulan selama periode pemantauan tiga bulan. Selain peningkatan berat badan, penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan tinggi badan pada kedua kelompok usia, meskipun tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara kelompok usia 7–12 bulan dan 13–24 bulan. Kesimpulan: Intervensi nutrisi pada usia yang lebih muda lebih efektif dalam mempercepat kenaikan berat badan, kemungkinan disebabkan oleh kebutuhan nutrisi yang lebih besar dan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi pada usia dini. Kenaikan tinggi badan memerlukan waktu lebih lama untuk menunjukkan perubahan yang signifikan, mengindikasikan bahwa tinggi badan mungkin lebih responsif terhadap pemantauan jangka panjang dibandingkan dengan kenaikan berat badan yang bersifat jangka pendek.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Pemberian Susu Formula, Gangguan Penambahan Berat Badan, Anak, Growth Faltering, Formula Feeding |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kesehatan Anak |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 01:49 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 01:49 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54839 |
