ARISANTI, ZALSABILA NUR (2025) ANALISIS PREVENTIVE MAINTENANCE MESIN PLANSIFTER MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) (STUDI KASUS: PT. XYZ) = Preventive Maintenance Analysis of a Plansifter Machine Using Reliability Centered Maintenance (RCM) and Overall Equipment Effectiveness (OEE): A Case Study at PT XYZ. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D071211020-Cover.jpg
Download (409kB) | Preview
D071211020-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (851kB)
D071211020-dp(FILEminimizer).pdf
Download (309kB)
D071211020-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 31 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi tepung terigu. Dalam proses operasionalnya, perusahaan masih menghadapi kendala kerusakan mesin yang terjadi secara tidak terjadwal (unplanned downtime), sehingga mengganggu kelancaran proses produksi. Berdasarkan data historis, mesin plansifter tercatat memiliki total downtime tertinggi dibandingkan unit lainnya, yaitu sebesar 11.322 menit. Mesin ini merupakan salah satu unit utama dalam proses penggilingan tepung yang beroperasi selama 24 jam secara kontinu. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem preventive maintenance yang diterapkan perusahaan saat ini yang dilakukan secara rutin setiap sekali dalam sebulan belum dapat mencegah kerusakan dan menekan downtime. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin plansifter menggunakan metode OEE, mengidentifikasi komponen kritis dengan pendekatan RCM, serta memberikan rekomendasi interval waktu preventive maintenance. Metode. Penelitian ini menggunakan dua metode, yaitu Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur tingkat efektivitas mesin melalui aspek availability, performance, dan quality. Selanjutnya, metode RCM untuk menentukan komponen kritis berdasarkan analisis Maintenance Support Item (MSI), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA), Task Selection, Mean Time To Repair (MTTR), Mean Time To Failure (MTTF), dan perhitungan keandalan mesin. Hasil. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata OEE mesin plansifter sebesar 89%, memenuhi standar world class (>85%), namun beberapa bulan berada di bawah standar akibat penurunan availability dan performance. Analisis RCM mengidentifikasi tiga komponen kritis yaitu motor, bearing, dan sieve. Interval perawatan yang diusukan adalah 12 hari untuk motor, 21 hari untuk bearing, dan 11 hari untuk sieve, lebih pendek dibandingkan jadwal rutin perusahaan (30 hari).
Keyword : Mesin plansifter, Preventive maintenance, Reliability Centered Maintenance (RCM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Interval perawatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Plansifter machine, Preventive maintenance, Reliability Centered Maintenance (RCM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Maintenance interval. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Industri |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 01:16 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 01:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54835 |
