KARAKTERISTIK NAKES DAN NON-NAKES DI RSUD SYEKH YUSUF YANG MENERIMA VAKSIN HEPATITIS B = CHARACTERISTICS OF HEALTHCARE AND NON-HEALTHCARE WORKERS AT RSUD SYEKH YUSUF WHO RECEIVED HEPATITIS B VACCINE


PUTRI, ARSIDEA CHENDRI (2024) KARAKTERISTIK NAKES DAN NON-NAKES DI RSUD SYEKH YUSUF YANG MENERIMA VAKSIN HEPATITIS B = CHARACTERISTICS OF HEALTHCARE AND NON-HEALTHCARE WORKERS AT RSUD SYEKH YUSUF WHO RECEIVED HEPATITIS B VACCINE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011211065-SU3zms5iQTkxe0yO-20250410202158.png

Download (121kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C011211065-1-2.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C011211065-dp.pdf

Download (89kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011211065-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 December 2026.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang : Hepatitis adalah suatu proses peradangan difus pada jaringan hati yang memberikan gejala klinis yang khas yaitu badan lemah, lekas capai, nafsu makan menurun, urin seperti teh pekat, serta mata dan seluruh badan menjadi kuning. Virus ini secara spesifik menyerang sel hati, namun sebagian kecil DNA hepatitis juga dapat ditemukan di ginjal, pankreas, dan sel mononuklear. Penularan VHB sama seperti penularan human immunodeficiency virus (HIV) yaitu melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang terinfeksi VHB. Petugas Kesehatan didefinisikan sebagai orang yang aktivitasnya melibatkan kontak dengan pasien atau dengan darah atau dengan cairan tubuh lainnya dari pasien di lingkungan layanan kesehatan. Mereka mempuyai risiko kerja terkena patogen yang ditularkan melalui darah. Salah satu cara penularan HBV yang paling efisien di lingkungan layanan kesehatan adalah paparan HBV perkutan akibat cedera yang tidak disengaja akibat benda tajam yang terkontaminasi dengan darah HBsAg positif dari pasien yang terinfeksi. Beban global HBV akibat cedera tajam yang terkontaminasi di petugas kesehatan diperkirakan mencapai 66.000 kasus dan 261 kematian setiap tahunnya. Pemberian vaksin hepatitis B kepada tenaga kesehatan dianggap sebagai langkah yang efektif dalam melindungi tenaga medis dan tenaga kesehatan dari infeksi dan ini juga merupakan bagian dari strategi penanggulangan hepatitis virus di Indonesia, pilar pencegahan (Kementerian Kesehatan RI, 2020).Tujuan : Mengenditifikasi karakteristik demografis dan profesional tenaga kesehatan dan non-kesehatan yang menerima vaksinasi Hepatitis B di RSUD Syekh Yusuf. Metode : deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan total sampling. Data diperoleh melalui kuisioner yang dibagikan kepada 63 responden dan dianalisis secara deskriptif. Hasil : Responden penelitian sebagian besar berusia 31-40 tahun (39,68%) dan berjenis kelamin perempuan (66,67%). Kontak langsung dengan pasien ditemukan pada 77,8% responden, dengan posisi penempatan terbanyak di IGD (22,22%). Sebanyak 42,85% responden menerima 2 dosis vaksin, dengan lokasi vaksinasi terbanyak di rumah sakit (71,42%). Mayoritas responden bekerja di bidang kesehatan selama lebih dari 5 tahun (68,2%).Kesimpulan dan saran : Vaksinasi Hepatitis B menunjukkan peran penting dalam mencegah infeksi HBV di kalangan tenaga kesehatan dan non-kesehatan di RSUD Syekh Yusuf. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat memberikan edukasi berkelanjutan untuk memutus rantai penularan hepatitis B yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hepatitis B, Tenaga Kesehatan, Vaksinasi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 01 Apr 2026 01:04
Last Modified: 01 Apr 2026 01:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54834

Actions (login required)

View Item
View Item