WIDJAJA, NADIA SETIAWATI (2025) ANALISIS PERBEDAAN JUMLAH SEL OSTEOKLAS DAN OSTEOBLAS SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN ETANOL PADA PROSES REMODELING TULANG SELAMA APLIKASI GAYA ORTODONTI PADA TIKUS WISTAR (Rattus novergicus) = ANALYSIS OF OSTEOCLAST AND OSTEOBLAST CELL COUNT BEFORE AND AFTER ETHANOL ADMINISTRATION DURING BONE REMODELING PROCESS UNDER ORTHODONTIC FORCE APPLICATION IN WISTAR RATS (Rattus norvegicus). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
J055221001-Cover.png
Download (72kB) | Preview
J055221001-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (1MB)
J055221001-dp(FILEminimizer).pdf
Download (98kB)
J055221001-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 13 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Pendahuluan: Etanol merupakan komponen utama minuman beralkohol, yang diketahui bersifat toksik bagi organ dan mempengaruhi jalur persinyalan tulang serta homeostasis jaringan periodontal selama pergerakan gigi ortodonti dan remodeling tulang alveolar. Tujuan: untuk menganalisis perbedaan etanol terhadap ekspresi osteoblas dan osteoklas selama proses remodeling tulang alveolar pada pergerakan gigi ortodonti. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini melibatkan 30 ekor tikus Wistar yang diberi NiTi closed coil spring pada rahang atas untuk menggerakkan gigi insisivus ke arah palatal. Tikus-tikus ini dibagi menjadi dua kelompok: kelompok K (kontrol), yang hanya diberi gaya ortodonti, dan kelompok P (perlakuan), yang diberi gaya ortodonti dan etanol. Penelitian dilakukan pada masing-masing kelompok selama 0, 3, dan 14 hari. Preparat histologis Hematoksilin-eosin (HE) dibuat untuk menghitung jumlah osteoblas dan osteoklas. Hasil: Jumlah osteoklas rata-rata secara signifikan lebih tinggi pada kelompok P2 (10 ± 1,58) dibandingkan kelompok K2 (6,60 ± 0,54) pada hari ke-3; perubahan ekspresi osteoklas dianalisis menggunakan Independent T-Test dengan perbedaan signifikan sebesar 0,001 (p<0,05) sedangkan ekspresi osteoblas rata-rata secara signifikan lebih tinggi pada kelompok P3 (12,40 ± 1,82) dibandingkan kelompok K3 (9,20 ± 1,48) pada hari ke-14 nilai signifikan sebesar 0,016 (p<0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa etanol secara signifikan mempengaruhi ekspresi osteoklas pada hari ketiga dan osteoblas pada hari keempat belas selama empat belas hari pergerakan gigi ortodonti.
Kata kunci: Etanol, Osteoblas, Osteoklas, Pergerakan Gigi Ortodonti.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ethanol, Orthodontic Tooth Movement, Osteoblast, Osteoclast. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Ilmu Konservasi Gigi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 00:59 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 00:59 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54742 |
