ATMAJAYA, PINKY (2026) Evaluasi Potensi Senyawa Metabolit Sekunder Rumput Laut Gracilaria changii Sebagai Antibakteri Salmonella typhi Melalui Uji Molecular Docking = Evaluation Of The Potential Of Secondary Metabolite Compounds From Gracilaria changii Seaweed as Anti Bacterial Agents Against Salmonella typhi Through Molecular Docking Tests. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L061211015-cover.pdf
Download (622kB)
L061211015-1-2.pdf
Download (632kB)
L061211015-dp.pdf
Download (421kB)
L061211015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 January 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Salmonella enterica serovar Typhi (S. typhi) merupakan bakteri patogen penyebab demam tifoid yang menjadi masalah kesehatan global. Resistensi antibiotik terhadap S. typhi mendorong pencarian alternatif pengobatan alami. Rumput laut Gracilaria changii diketahui mengandung senyawa bioaktif dengan potensi antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif dari ekstrak Gracilaria changii sebagai antibakteri terhadap S. typhi melalui uji in silico menggunakan simulasi molecular docking.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi senyawa ekstrak rumput laut Gracilaria changii sebagai antibakteri Salmonella typhi melalui uji molecular docking. Metode, Penelitian ini menggunakan metode komputasi (in silico) yaitu dengan melakukan penelusuran ilmiah ekstrak senyawa rumput laut Gracilaria changii sebagai kandidat antibakteri Salmonella typhi menggunakan molecular docking dengan penambatan ekstrak senyawa rumput laut dan protein dehydroquinase type I. Senyawa yang terkandung pada rumput laut diidentifikasi menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC MS) yang didapat dari penelitian sebelumnya. Hasil: menunjukkan bahwa 1,6-Anhydro-β-D-talopyranose memiliki binding affinity tertinggi (-5,77 kcal/mol) dan RMSD terendah (1,37 Å), menandakan interaksi stabil dengan DHQ1 melalui ikatan hidrogen dan hidrofobik. Senyawa ini berpotensi sebagai inhibitor enzim dehydroquinase yang esensial untuk metabolisme bakteri. Sementara itu, senyawa lain menunjukkan afinitas yang lebih lemah. Kesimpulan: 1,6-Anhydro-β-D-talopyranose dari Gracilaria changii merupakan kandidat senyawa antibakteri alami yang potensial terhadap Salmonella typhi. Temuan ini merekomendasikan validasi lebih lanjut secara in vitro dan in vivo untuk mengonfirmasi efektivitasnya sebagai alternatif pengendalian foodborne disease.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Gracilaria changii, Salmonella typhi, molecular docking, antibakteri, in silico |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Teknologi Hasil Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 00:55 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 00:55 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54740 |
