PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) PADA MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN LARVA UDANG VANAME (Penaeus vannamei) = THE EFFECT OF GIVING STAR FRUIT (Averrhoa bilimbi) LEAF EXTRACT IN MAINTENANCE MEDIA ON THE GROWTH AND SURVIVAL OF VANAME SHRIMP LARVAE (Penaeus vannamei)


HAMAL, AQILA AMBARWATI ASRI (2025) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) PADA MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN LARVA UDANG VANAME (Penaeus vannamei) = THE EFFECT OF GIVING STAR FRUIT (Averrhoa bilimbi) LEAF EXTRACT IN MAINTENANCE MEDIA ON THE GROWTH AND SURVIVAL OF VANAME SHRIMP LARVAE (Penaeus vannamei). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
L031221012-okDXzVB82R0IPest-20260119071635.jpg

Download (164kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
L031221012-1-2.pdf

Download (480kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
L031221012-dp.pdf

Download (193kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
L031221012-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 November 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang, Udang vaname (Penaeus vannamei) merupakan komoditas unggulan perikanan Indonesia bernilai ekonomi tinggi, namun fase postlarva 1–12 masih menghadapi mortalitas tinggi akibat fluktuasi kualitas lingkungan dan infeksi Vibrio sp., sementara penggunaan antibiotik sintetis berisiko menimbulkan resistensi dan pencemaran. Tujuan, Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis terbaik ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) dalam media pemeliharaan terhadap pertumbuhan dan sintasan larva udang vaname, serta menentukan dosis optimal yang aplikatif. Metode, Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dosis ekstrak (0, 1, 2, dan 3 mL/L) dan tiga ulangan, menggunakan 720 larva yang dipelihara selama 12 hari, diberi pakan Artemia, serta dilakukan pengukuran pertumbuhan panjang, bobot mutlak, dan sintasan. Hasil, Dosis ekstrak berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap bobot mutlak dan sintasan, dengan dosis 2 mL/L menghasilkan bobot tertinggi (0,1398±0,016 g) dan sintasan tertinggi (97%), sedangkan pertumbuhan panjang tidak berbeda nyata antar perlakuan; dosis berlebih menurunkan performa akibat potensi efek toksik metabolit sekundernya. Kesimpulan, ekstrak daun belimbing wuluh berpotensi sebagai fitofarmaka alami untuk meningkatkan pertumbuhan dan sintasan larva udang vaname, dengan dosis optimal pada kisaran 2–3 mL/L, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif aditif ramah lingkungan dalam mendukung keberlanjutan budidaya udang tanpa ketergantungan pada bahan kimia sintetis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Udang Vaname, Ekstrak Daun Belimbing Wuluh, Pertumbuhan, Sintasan
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Mar 2026 00:40
Last Modified: 27 Mar 2026 00:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54736

Actions (login required)

View Item
View Item