SUKMAWATI K., SUKMAWATI K. (2025) Analisis Kandungan Logam Timbel (Pb) Pada Daging Kerang Hijau (Perna viridis) di Perairan Maccini Baji, Labakkang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan = Analysis of Lead (Pb) Content in Green Mussel Meat (Perna viridis) in the Waters of Maccini Baji, Labakkang, Pangkajene and Islands Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221065-s5NKFwCISGlR7Vzd-20260108131434.jpeg
Download (90kB) | Preview
L021221065-1-2.pdf
Download (648kB)
L021221065-dp.pdf
Download (250kB)
L021221065-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 December 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
SUKMAWATI K. Analisis Kandungan Logam Timbel (Pb) Pada Daging Kerang Hijau (Perna viridis) di Perairan Maccini Baji, Labakkang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan “dibimbing oleh Khusnul Yaqin”. Latar Belakang. Perairan Maccini Baji merupakan wilayah pusat aktivitas nelayan sekaligus sumber matapencaharian masyarakat. Namun, aktivitas nelayan, pertanian, dan rumah tangga berpotensi mencemari perairan. Logam timbel (Pb) bersifat toksik, sulit terurai, dan dapat terakumulasi dalam biota laut termasuk Kerang Hijau (Perna viridis) yang berperan sebagai organisme filter feeder, sehingga mudah terpapar logam. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam timbel (Pb) pada daging Kerang Hijau (Perna viridis) di Perairan Maccini Baji, Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan serta hubungan antara Indeks Kondisi (IK) dengan Indeks Bioavailabilitas Logam dalam Kerang (IBLK) pada daging Kerang Hijau (Perna viridis) di Perairan Maccini Baji, Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Metode. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2025. Analisis logam dilakukan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Data parameter morfologi ditabulasi menggunakan Microsoft Excel. Analisis uji Mann-Whitney U menggunakan GraphPad PRISM 9.0 untuk membandingan kandungan logam timbel (Pb), Indeks Kondisi dan IBLK pada daging Kerang Hijau antarstasiun yang disesuaikan dengan standar baku mutu cemaran logam menurut SNI 7387 Tahun 2009. Korelasi antara Indeks Kondisi (IK) dengan Indeks Bioavailabilitas Logam dalam Kerang (IBLK) dianalisis menggunakan korelasi Spearman r. Hasil. Rata-rata kandungan logam timbel (Pb) pada daging Kerang Hijau (Perna viridis) di stasiun 1 sebesar 0,72 mg/kg dan di stasiun 2 sebesar 1,18 mg/kg. Kandungan tertinggi ditemukan pada kerang berukuran 3,63-3,92 cm sebesar 1,8143 mg/kg yang telah melampaui ambang batas SNI 7387 Tahun 2009. Nilai indeks kondisi antarstasiun diketahui terdapat perbedaan yang signifikan pada indeks kondisi 5-10. Nilai rata-rata IBLK di stasiun 1 sebesar 0,40 mg/kg dan di stasiun 2 sebesar 0,66 mg/kg, tanpa perbedaan signifikan antarstasiun. Hasil uji korelasi IK dengan IBLK tidak ditemukan hasil yang signifikan pada kedua stasiun sehingga tidak dapat dijadikan sebagai model untuk dijadikan sebagai indikator dalam memprediksi pencemaran yang ada di perairan tersebut. Kesimpulan. Kandungan logam timbel (Pb) pada sebagian sampel Kerang Hijau (Perna viridis) di Perairan Maccini Baji telah melampaui batas maksimum cemaran logam, sehingga tidak aman dikonsumsi secara berlebihan. Nilai korelasi antara IK dan IBLK tidak signifikan, sehingga tidak dapat dijadikan sebagai indikator dalam memprediksi tingkat pencemaran perairan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kerang Hijau; Timbel (Pb); Maccini Baji; Indeks Kondisi; Pencemaran |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 07:15 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 07:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54732 |
