ANALISIS BENTUK DAN JENIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA TOKOH ANAK DALAM FILM MONSTER (2023) : KAJIAN PRAGMATIK = ANALYSIS OF FORMS AND TYPES OF DIRECTIVE SPEECH ACTS IN CHILD CHARACTERS IN THE FILM MONSTER (2023): A PRAGMATIC STUDY


GADING, ERLAND RAKARUSSI (2025) ANALISIS BENTUK DAN JENIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA TOKOH ANAK DALAM FILM MONSTER (2023) : KAJIAN PRAGMATIK = ANALYSIS OF FORMS AND TYPES OF DIRECTIVE SPEECH ACTS IN CHILD CHARACTERS IN THE FILM MONSTER (2023): A PRAGMATIC STUDY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
F081201009-M2qcCSdhJ3Xrt0y8-20260113222716.jpg

Download (61kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F081201009-1-2.pdf

Download (683kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F081201009-dp.pdf

Download (106kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F081201009-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 September 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini menganalisis tindak tutur direktif yang digunakan oleh tokoh anak dalam film Monster (2023) karya Hirokazu Koreeda dengan menggunakan teori tindak tutur, pragmatik, dan model SPEAKING dari Dell Hymes. Fokus penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana bentuk, fungsi, dan konteks penggunaan tindak tutur direktif direalisasikan dalam interaksi tokoh anak, serta bagaimana faktor sosial dan situasional memengaruhi produksi bahasa mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, yaitu mengidentifikasi dialog yang mengandung tindak tutur direktif kemudian mengklasifikasikannya berdasarkan jenis tindak tutur (perintah, permintaan, larangan, ajakan, dan saran). Analisis dilanjutkan dengan mengaitkan data pada komponen SPEAKING untuk memahami konteks komunikasi, meliputi setting, participants, ends, act sequence, key, instrumentalities, norms, dan genre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif tokoh anak dalam film ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana kontrol atau instruksi, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi emosi, pencarian identitas, dan negosiasi hubungan sosial. Selain itu, konteks situasi dan relasi antarpartisipan memengaruhi strategi bahasa yang digunakan, seperti penggunaan bahasa halus atau ekspresif untuk menegaskan perasaan. Temuan ini menegaskan bahwa tindak tutur direktif anak dalam film Monster tidak dapat dipahami secara struktural saja, melainkan harus dilihat dalam kerangka pragmatik yang mempertimbangkan konteks sosial budaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian pragmatik, khususnya mengenai peran tindak tutur direktif pada tokoh anak dalam karya sastra film.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Linguistik, Kajian Pragmatik
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Mar 2026 02:50
Last Modified: 13 Mar 2026 02:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54701

Actions (login required)

View Item
View Item