SENJATA TAJAM KOLEKSI MUSEUM LA GALIGO: STUDI TIPOLOGI, FUNGSI, DAN NILAI BUDAYA = La Galigo museum collection of sharp weapons: a study of typology, functions, and cultural values


TARBIYANI, DWI MAY (2026) SENJATA TAJAM KOLEKSI MUSEUM LA GALIGO: STUDI TIPOLOGI, FUNGSI, DAN NILAI BUDAYA = La Galigo museum collection of sharp weapons: a study of typology, functions, and cultural values. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
F071211004-cover.pdf

Download (269kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F071211004-1-2.pdf

Download (150kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F071211004-dp.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F071211004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Senjata tajam tradisional merupakan artefak budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan, tetapi juga merepresentasikan identitas, nilai simbolik, dan sistem sosial masyarakat pendukungnya. Museum La Galigo Makassar sebagai museum provinsi Sulawesi Selatan menyimpan berbagai koleksi senjata tajam tradisional yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Aceh, Kalimantan, Jawa, dan Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan tipologi senjata tajam koleksi Museum La Galigo, menganalisis fungsi dan nilai budaya yang melekat pada setiap jenis senjata, serta mengkaji strategi museum dalam menampilkan koleksi tersebut sebagai media edukasi dan pelestarian budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis tipologi yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap koleksi, dokumentasi, studi pustaka, dan wawancara dengan pihak museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koleksi senjata tajam Museum La Galigo terdiri atas berbagai jenis, antara lain rencong, mandau, keris, badik, tombak, dan parang, yang masing-masing memiliki variasi bentuk bilah, gagang, dan sarung sesuai dengan asal daerahnya. Senjata tajam tersebut tidak hanya memiliki fungsi praktis sebagai alat perang atau alat kerja, tetapi juga mengandung nilai budaya, simbolik, dan spiritual yang mencerminkan identitas dan kehormatan masyarakat pendukungnya. Strategi penataan koleksi di Museum La Galigo dilakukan melalui pengelompokan berdasarkan tipologi dan asal daerah, penyediaan informasi koleksi, serta penataan vitrin dan pencahayaan yang mendukung fungsi edukasi museum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian arkeologi dan museologi, khususnya terkait pelestarian dan pemanfaatan koleksi senjata tajam tradisional sebagai warisan budaya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: senjata tajam, tipologi, nilai budaya, Museum La Galigo, arkeologi.
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > CC Archaeology
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Mar 2026 01:59
Last Modified: 13 Mar 2026 01:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54690

Actions (login required)

View Item
View Item