Studi Kasus Bunker dan Pillbox Jepang di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan = Case study of Japanese bunkers and pillboxes in Takalar Regency, South Sulawesi


WISNU, HARYO MUHAMMAD (2025) Studi Kasus Bunker dan Pillbox Jepang di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan = Case study of Japanese bunkers and pillboxes in Takalar Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
F071201042-D7dXULkcQ1YsEpfB-20260120202554.jpeg

Download (62kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F071201042-1-2.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F071201042-dp.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F071201042-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 December 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Bunker Jepang adalah salah satu tinggalan arkeologi pada masa Perang Dunia II yang memiliki nilai teknologi dan historis. Desa Pattopakang dan Desa Laikang di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, memiliki tiga bunker dan dua pillbox yang masih berdiri hingga saat ini, menunjukkan strategi pertahanan militer Jepang saat pendudukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan deskripsi menyeluruh tentang bunker dan pillbox tersebut, termasuk bagaimana mereka dibangun, bahan yang digunakan, dan fungsinya, serta membandingkannya dengan bunker Jepang yang ditemukan di tempat lain di Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, dan data dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan, dokumentasi foto, pengukuran struktur, dan penelitian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima bangunan pertahanan di Desa Pattopakang dan Desa Laikang dibangun dengan teknik pengecoran beton yang dipadukan dengan penggunaan bata merah sebagai penopang di beberapa bagian. Ini membedakannya dari bunker Jepang di tempat lain yang biasanya terbuat dari beton cor. Struktur bunker memiliki dinding tebal, atap melengkung, dan pintu masuk sempit untuk meningkatkan pertahanan terhadap serangan. Lima bangunan ini menunjukkan bahwa teknologi konstruksi militer asing telah disesuaikan dengan sumber daya lokal di Sulawesi Selatan saat pendudukan Jepang. Studi ini meningkatkan pemahaman kita tentang berbagai teknologi pertahanan militer Jepang di Indonesia dan betapa pentingnya menjaga sisa-sisa tinggalan arkeologi selama Perang Dunia II. Hasilnya menunjukkan bahwa bunker di Desa Pattopakang dan Desa Laikang memerlukan dokumentasi detail, interpretasi kontekstual, dan upaya konservasi untuk dapat digunakan sebagai warisan budaya dan sumber pembelajaran. Studi lebih lanjut harus dilakukan untuk melihat bagaimana strategi pertahanan Jepang dan teknologi konstruksi bunker berhubungan satu sama lain di kawasan pesisir Sulawesi Selatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bunker Jepang, Pillbox Jepang, Teknologi Konstruksi, Identifikasi, Arkeologi Perang Dunia ke-2.
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > CC Archaeology
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Mar 2026 01:09
Last Modified: 13 Mar 2026 01:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54689

Actions (login required)

View Item
View Item