Problematika Relay Translation dalam Le Bouchon de Cristal Karya Maurice Leblanc = Problems of Relay Translation in Le Bouchon de Cristal by Maurice Leblanc


MATASAK, PUTRI MAHARANI (2025) Problematika Relay Translation dalam Le Bouchon de Cristal Karya Maurice Leblanc = Problems of Relay Translation in Le Bouchon de Cristal by Maurice Leblanc. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
F051211041-Zd5bUKRMmLPi2vxf-20260120010221.jpg

Download (805kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F051211041-1-2.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F051211041-do.pdf

Download (35kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F051211041-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 November 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Terjemahan merupakan proses penyampaian makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, termasuk aspek budaya dan estetika teks. Dalam konteks karya sastra, penerjemahan memerlukan sensitivitas terhadap aspek idiomatik, simbolik, dan budaya. Salah satu metode penerjemahan yang digunakan dalam penyebaran karya sastra lintas bahasa adalah relay translation, yaitu proses penerjemahan yang melibatkan bahasa perantara sebelum diterjemahkan ke bahasa sasaran. Metode ini sering menimbulkan tantangan, terutama ketika bahasa perantara tidak sepenuhnya mencerminkan makna dan nuansa teks asli. Penelitian ini membahas problematika relay translation dalam novel Le Bouchon de Cristal karya Maurice Leblanc, yang diterjemahkan dari bahasa Prancis ke bahasa Inggris sebagai bahasa perantara, kemudian ke bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah terjemahan yang muncul dan menganalisis bagaimana masalah tersebut mempengaruhi pemaknaan dalam teks bahasa sasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis komparatif berdasarkan teori penilaian terjemahan Juliane House. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran makna yang dominan pada aspek leksikal dan gramatikal, serta permasalahan pada idiom, konteks, dan unsur budaya. Proses relay translation terbukti meningkatkan risiko distorsi makna akibat interpretasi ganda, sehingga makna dan nuansa budaya dalam teks sumber tidak sepenuhnya tersampaikan. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kualitas teks perantara dan kompetensi penerjemah berperan penting dalam menjaga kesetiaan makna dan keutuhan pesan dalam penerjemahan sastra lintas bahasa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Arsène Lupin, Analisis Komparatif, Maurice Leblanc, Penerjemahan, Relay Translation
Subjects: P Language and Literature > PQ Romance literatures
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Prancis
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Mar 2026 01:04
Last Modified: 13 Mar 2026 01:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54686

Actions (login required)

View Item
View Item