KAPARANG, WENDO WARDANI (2025) Ujaran Kebencian Warganet dalam Kolom Komentar Anies Baswedan pada Pilpres 2024 = Hate Speech by Netizens in the Comment Section of Anies Baswedan during The 2024 Presidential Election. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
F032212010-Jcur2jM6qaeCz3SZ-20260110054744.jpg
Download (288kB) | Preview
F032212010-1-2.pdf
Download (498kB)
F032212010-dp.pdf
Download (125kB)
F032212010-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 December 2027.
Download (12MB)
Abstract (Abstrak)
Ujaran kebencian merupakan bentuk ketidaksukaan seseorang kepada suatu hal. Fenomena kebahasaan tersebut banyak dialami oleh figur publik seperti tokoh masyarakat dan politisi di Indonesia. Salah satunya adalah Anies Baswedan. Lewat Instagram miliknya, Anies kerap mendapatkan komentar bermuatan ujaran kebencian, khususnya pada saat Pilpres 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tindak tutur ujaran kebencian; menyimpulkan bentuk ujaran kebencian; dan mengungkap bentuk ketidaksantunan berbahasa yang digunakan warganet dalam kolom komentar akun media sosial Instagram Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data tulisan berupa komentar diambil dari setiap unggahan Anies Baswedan pada akun Instagram miliknya selama masa kampanye, yakni antara bulan Desember 2023 hingga Maret 2024. Data tersebut dikumpulkan dengan metode simak dengan dilengkapi teknik tangkap layar dan catat. Proses analisis data dilakukan secara deskriptif sesuai dengan prosedur yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan tiga jenis tuturan yang digunakan warganet dalam berujar kebencian, yaitu asertif, direktif, dan ekspresif. Selanjutnya, terdapat enam bentuk ujaran kebencian pada komentar warganet, yaitu penghinaan, penghasutan, pencemaran nama baik, provokasi, penyebaran berita bohong, dan perbuatan tidak menyenangkan. Terakhir, ada dua bentuk strategi ketidaksantunan berbahasa yang ditampilkan warganet, yaitu ketidaksantunan positif dan ketidaksantunan negatif. Adanya penggunaan tuturan tersebut direalisasikan sebagai bentuk ketidaksukaan warganet kepada Anies Baswedan dengan maksud untuk menjatuhkan dan merusak citranya agar masyarakat banyak yang tidak memilihnya saat pemilu 2024.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KODEPRODI79101#BAHASA INDONESIA - S2 |
| Subjects: | P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 06:06 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 06:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54673 |
