HASJAYA, NURFATIMAH RAHMADANI (2025) Kesantunan Berbahasa Makassar Para Pedagang dan Pembeli Di Pasar Tidung Kota Makassar: Kajian Pragmatik = Politeness Strategies in the Makassar Language of Trader-Customer Communication at Tidung Market in Makassar City: A Pragmatic Analysis. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F021191061-Aze2Gsb3Kd5njQha-20260120150543.jpeg
Download (313kB) | Preview
F021191061-1-2.pdf
Download (275kB)
F021191061-dp.pdf
Download (140kB)
F021191061-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Nurfatimah Rahmadani Hasjaya. 2025. Kesantunan Berbahasa Makassar Para Pedagang Dan Pembeli Di Pasar Tidung Kota Makassar: Kajian Pragmatik (Dibimbing oleh Ery Iswary) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesantunan berbahasa dan jenis sapaan yang digunakan dalam interaksi jual beli antara pedagang dan pembeli di Pasar Tidung Kota Makassar berdasarkan kajian pragmatik. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penggunaan bahasa yang santun sebagai cerminan kepribadian dan sarana komunikasi yang efektif untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan harmonis dalam proses perdagangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi di Pasar Tidung, Kota Makassar. Sumber data primer adalah tuturan atau percakapan langsung yang dilakukan antara pedagang dan pembeli yang mengandung sapaan dan bentuk kesantunan dalam berbicara. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Analisis data berpedoman pada teori pragmatik, khususnya bentuk kesantunan berbahasa Leech yang meliputi enam maksim, dan klasifikasi jenis sapaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi berbahasa Makassar antara pedagang dan pembeli di Pasar Tidung Kota Makassar merealisasikan semua bentuk kesantunan berbahasa, yang mencakup enam maksim Leech. Maksim-maksim tersebut adalah: Maksim Kebijaksanaan, Maksim Penerimaan, Maksim Kemurahan, Maksim Kerendahan, Maksim Kesetujuan, dan Maksim Kesimpatian. Adapun jenis sapaan yang digunakan dalam lingkungan Pasar Tidung meliputi sapaan nama diri, pronomina persona, kekerabatan, gelar, pangkat dan jabatan, serta profesi. Contoh-contoh sapaan yang ditemukan antara lain: Pindu, Cikaling, Daeng, Karaeng, Andi, Aji, Bu Guru, Ustad dan Pak Dokter. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan mengenai kesantunan berbahasa dan penggunaan kata sapaan agar masyarakat Makassar dapat meminimalisir kesalahpahaman dan ketersinggungan dalam berinteraksi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pragmatik, Kesantunan Berbahasa, Sapaan, Pedagang, Pembeli, Bahasa Makassar |
| Subjects: | P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 05:24 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 05:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54659 |
