Analisis Model Parameter Pencemar Udara Menggunakan Citra Satelit di Industri Semen = Analysis of Air Pollution Parameter Models Using Satellite Imagery in the Cement Industry


SALSABILA, PUTRI HUMAIRA (2026) Analisis Model Parameter Pencemar Udara Menggunakan Citra Satelit di Industri Semen = Analysis of Air Pollution Parameter Models Using Satellite Imagery in the Cement Industry. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
D092232011-DLKsgfq5pMGoznJC-20260114065707.jpg

Download (353kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
D092232011-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
D092232011-dp.pdf

Download (407kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
D092232011-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Peningkatan aktivitas industri semen berkontribusi terhadap emisi polutan udara seperti PM10, NO2, SO2, dan CO yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi polutan berdasarkan pengukuran langsung, menganalisis model polutan udara berbasis citra satelit, serta menganalisis pola sebaran polutan udara berbasis citra satelit di kawasan industri semen Kabupaten Pangkep. Metode meliputi pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif-komparatif. Data yang dianalisis terdiri dari konsentrasi PM10, NO2, SO2, dan CO berdasarkan data pengukuran pada 41 titik pengamatan, serta citra satelit Landsat 8 (OLI dan TIRS). Proses pengolahan data mencakup ekstraksi nilai reflektansi band 1–7 dan Land Surface Temperature (LST), pembentukan model regresi linear multivariat, dan uji korelasi Pearson (R) konsentrasi hasil estimasi dan data pengukuran langsung. Konsentrasi polutan udara menunjukkan variasi spasial yang jelas, dengan nilai tertinggi di area industri dan lebih rendah di wilayah permukiman. Seluruh parameter (PM10, NO2, SO2, dan CO) masih berada di bawah baku mutu ambien nasional. Model algoritma polutan udara berbasis citra Landsat 8 berhasil dibangun untuk PM10, NO2, SO2, dan CO, masing-masing dirumuskan sebagai 〖PM〗_10=27,603+(200,090×β2)-(45,328×β3)-(131,007×β4); 〖NO〗_2 = 53,438-(0,627×LST); 〖SO〗_2=37,933-(0,334×LST); dan CO=675,316+(7261,821×β3)-(5106,107×β4)+(444,877×β7), dengan nilai koefisien korelasi (R) berkisar antara 0,514–0,748 yang menunjukkan hubungan sedang hingga kuat terhadap data pengukuran langsung. Pola sebaran polutan konsisten dengan aktivitas industri, dengan PM10 dominan di area tambang, NO2 dan SO2 di area pembakaran, serta CO di sekitar kiln dan jalur transportasi. Wilayah permukiman menunjukkan konsentrasi lebih rendah karena jaraknya dari sumber emisi. Konsentrasi polutan udara berdasarkan pengukuran langsung bervariasi antar lokasi, dengan nilai tertinggi di area industri dan terendah di kawasan permukiman, namun masih berada di bawah baku mutu. Model algoritma berbasis citra Landsat 8 menunjukkan korelasi sedang hingga kuat (R ≥ 0,5), sehingga valid digunakan untuk estimasi PM10, NO2, SO2, dan CO. Pemetaan spasial menampilkan pola sebaran polutan yang konsisten dengan sumber emisi industri, menunjukkan efektivitas pendekatan penginderaan jauh dalam pemantauan kualitas udara.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Landsat 8, algoritma, estimasi, industri semen, penginderaan jauh
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 12 Mar 2026 00:10
Last Modified: 12 Mar 2026 00:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54650

Actions (login required)

View Item
View Item