Analisis Rancangan Sistem Penyaliran Tambang Di Pit 1, Kabupaten Batang Hari, Jambi = Analysis of Mining Conveyance System Design in Pit 1, Batang Hari Regency, Jambi


GIMNASTIAR, ADRIAN (2025) Analisis Rancangan Sistem Penyaliran Tambang Di Pit 1, Kabupaten Batang Hari, Jambi = Analysis of Mining Conveyance System Design in Pit 1, Batang Hari Regency, Jambi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
D111211078-JWANkYzaK8x3TBV7-20260112170215.jpeg

Download (63kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
D111211078-1-2.pdf

Download (446kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
D111211078-dp.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
D111211078-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 December 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Industri pertambangan sering kali menghadapi tantangan yang dipengaruhi oleh cuaca, terutama pada musim hujan. Hujan dapat mengganggu kegiatan penambangan dan menimbulkan berbagai risiko, seperti peningkatan debit air di sump, jalan menjadi licin sehingga dapat mempengaruhi kestabilan lereng. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah sistem penyaliran tambang. Sistem ini diterapkan dalam kegiatan penambangan untuk membantu mengalirkan air sehingga dapat mencegah terganggunya aktivitas penambangan. Dalam membuat sistem penyaliran diperlukan analisis terlebih dahulu, agar sistem penyaliran yang dibuat dapat berfungsi dengan baik. Tujuan. Menganalisis intensitas curah hujan dan luas area tangkapan hujan, menganalisis debit limpasan dan menganalisis kebutuhan dimensi saluran terbuka, dan settling pond yang sesuai terhadap total volume air limpasan. Metode. Pengumpulan data didapatkan langsung dari perusahaan, dan juga beberapa data pendukung seperti data curah hujan, selanjutnya dilakukan pengolahan data yaitu melakukan perhitungan nilai debit aliran dan dimensi dari saluran terbuka dan kolam pengendapan. Hasil. Berdasarkan perhitungan yang telah diperoleh maka hasil yang didapatkan untuk dimensi dari dari saluran terbuka lebar dasar saluran 1,5 m, lebar permukaan saluran 2,3 m, kedalaman saluran 1 m, kemiringan dinding saluran 60°, panjang sisi miring saluran 1 m. Dan untuk dimensi kolam pengendapan berukuran panjang atas 40 m, lebar atas 20,5 m, panjang bawah 29,5 m, lebar bawah 18,5 m, kedalaman kolam 5 m. Kesimpulan. Analisis yang telah dilakukan didapatkan dimensi dari saluran terbuka dan kolam pengendapan yang sesuai dengan jumlah debit air limpasan yang ada di daerah penambangan, sehingga saat terjadi hujan deras tidak akan terjadi luapan dari air yang terkumpul di saluran terbuka dan kolam pengendapan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sistem penyaliran tambang; Saluran terbuka; Kolam pengendapan
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 11 Mar 2026 06:22
Last Modified: 11 Mar 2026 06:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54646

Actions (login required)

View Item
View Item