Analisis Tingkat Kebisingan Jalan Kolektor Tipe Empat Lajur Di Kota Makassar = Analysis of Noise Levels on Four-Lane Collector Roads in Makassar City


BARUNG, SHEAN GEDALYA (2026) Analisis Tingkat Kebisingan Jalan Kolektor Tipe Empat Lajur Di Kota Makassar = Analysis of Noise Levels on Four-Lane Collector Roads in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
D131211074-PKEpTsiAtf0XFemO-20260119122911.jpg

Download (295kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
D131211074-1-2.pdf

Download (971kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
D131211074-dp.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
D131211074-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2028.

Download (15MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Shean Gedalya Barung. Analisis Tingkat Kebisingan di Jalan Kolektor Tipe Empat Lajur di Kota Makassar. Dibimbing oleh: Ir. Nurul Masyiah Rani Harusi, S.T., M.Eng. Perkembangan pesat Kota Makassar sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia membawa dampak langsung terhadap peningkatan jumlah kendaraan bermotor di berbagai ruas jalan. Salah satu konsekuensi dari pertumbuhan tersebut adalah meningkatnya tingkat kebisingan lalu lintas, khususnya di jalan kolektor tipe empat lajur yang merupakan jalur penghubung utama aktivitas perkotaan. Kebisingan lalu lintas tidak hanya menimbulkan gangguan kenyamanan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat apabila melebihi ambang batas yang ditetapkan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik tingkat kebisingan yang ditimbulkan oleh aktivitas lalu lintas serta mengevaluasi tingkat kebisingan yang terjadi di beberapa ruas jalan kolektor tipe empat lajur di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di enam titik lokasi yang merupakan bagian dari jalan kolektor empat lajur, yaitu Jalan Satando, Jalan Masjid Raya, Jalan Dr. Ratulangi, Jalan Kima IV, Jalan Gunung Bawakaraeng, dan Jalan Aroepala. Metode yang digunakan adalah pengukuran langsung kebisingan dengan menggunakan alat Sound Level Meter dan aplikasi Decibel X Pro. Pengambilan data dilakukan selama enam hari, masing-masing pada hari kerja dan hari libur, dengan durasi pengukuran selama 14 jam per hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WITA. Parameter kebisingan yang diukur meliputi nilai L1,L10, L50, L90, LAeq, dan LAeq-day. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji normalitas dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk mengetahui signifikansi perbedaan tingkat kebisingan antara jalan kolektor tipe empat lajur di Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh titik pengukuran memiliki tingkat kebisingan yang melebihi baku mutu yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. Kep-48/MENLH/11/1996, yaitu 55 dB untuk kawasan pemukiman. Nilai LAeq rata-rata berkisar antara 74,5 dB hingga 84,9 dB, dengan nilai tertinggi ditemukan pada Jalan Dr. Ratulangi pada hari kerja. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat kebisingan pada hari kerja dan hari libur di sebagian besar titik pengukuran, yang menunjukkan bahwa volume kendaraan sangat berpengaruh terhadap tingkat kebisingan. Selain itu, hasil uji korelasi juga menunjukkan hubungan antara kecepatan kendaraan, volume kendaraan, dan jumlah penggunaan klakson terhadap peningkatan kebisingan. Kata kunci: Kebisingan lalu lintas, jalan kolektor, LAeq, Kota Makassar, SPSS

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Kebisingan lalu lintas, jalan kolektor, LAeq, Kota Makassar, SPSS
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 11 Mar 2026 05:33
Last Modified: 11 Mar 2026 05:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54632

Actions (login required)

View Item
View Item