ANDIKA, SURYA (2026) PENGELOLAAN RISIKO OPERASIONAL PETERNAKAN AYAM BROILER PADA PETERNAKAN AYAM SEMI CLOSE HOUSE ISHAQ = Operational Risk Management of Broiler Chicken Farms at Ishaq's Semi-Closed House Chicken Farm. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D071201081-FaDJHk1N8B5AYmRP-20260114181827.pdf
Download (3MB)
D071201081-1-2.pdf
Download (3MB)
D071201081-dp.pdf
Download (60kB)
D071201081-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 January 2028.
Download (20MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Peternakan ayam broiler semi close House Ishaq merupakan peternakan yang berbasis di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan yang aktif dalam menjalankan bisnis peternakan ayam broiler. Usaha peternakan ayam broiler tidak terlepas dari berbagai risiko yang dapat mengganggu kelangsungan dan kesuksesan bisnis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merumuskan strategi mitigasi risiko pada aktivitas bisnis Peternakan Ayam Broiler Semi Close House (SCH) Ishaq. Metode. Metode penelitian diawali dengan pemetaan aktivitas bisnis menggunakan model Supply Chain Operation Reference (SCOR), yang menghasilkan 32 aktivitas pada peternakan dan 20 pada proses plan, source, make, deliver, dan return. Identifikasi risiko dilakukan dengan metode triple question, yang berhasil mengungkap 20 risk event dan 38 risk agent. Hasil. Analisis kuantitatif menggunakan metode House of Risk (HOR) Fase 1 menentukan tujuh risk agent prioritas berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) tertinggi, yaitu: supplier pakan tidak tepat waktu (ARP 2.448), supplier DOC tidak kredibel (ARP 2.200), kesalahan perhitungan kebutuhan DOC (ARP 2.160), lingkungan kandang tidak nyaman (ARP 1.640), perencanaan pembelian obat dan vaksin kurang tepat (ARP 1.440), kualitas pakan dan air minum kurang baik (ARP 1.374), dan distributor lambat mengirim vaksin dan obat (ARP 1.344). Pada HOR Fase 2, dirancang 14 preventive action untuk memitigasi risiko prioritas. Evaluasi berdasarkan Effectiveness to Difficulty Ratio (ETDk) berhasil memprioritaskan rangkaian strategi mitigasi yang paling efektif dan efisien untuk diimplementasikan. Simulasi pasca mitigasi menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat severity dan occurrence, sehingga semua risiko prioritas bergeser dari zona very high/high risk menjadi low/moderate risk. Sebagai pelengkap, Bowtie Analysis digunakan untuk memvisualisasikan hubungan kausal dan merumuskan barrier preventif dan mitigatif yang terintegrasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peternakan dalam mengelola risiko, meminimalkan potensi kerugian, dan meningkatkan ketahanan operasional bisnis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Manajemen Risiko, Rantai Pasok, Ayam Broiler, House of Risk (HOR), SCOR, Bowtie Analysis, Mitigasi Risiko. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Industri |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 03:23 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 03:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54611 |
