ANALISIS PENAMBAHAN LIMBAH TISU BASAH PADA KUAT TEKAN, KUAT TARIK DAN DURABILITAS BETON DENGAN METODE WET CURING = ANALYSIS OF THE ADDITION OF WET WIPES WASTE ON THE COMPRESSIVE STRENGTH, TENSILE STRENGTH AND DURABILITY OF CONCRETE WITH THE WET CURING METHOD


FARHANI, ALIA SALSABILA (2025) ANALISIS PENAMBAHAN LIMBAH TISU BASAH PADA KUAT TEKAN, KUAT TARIK DAN DURABILITAS BETON DENGAN METODE WET CURING = ANALYSIS OF THE ADDITION OF WET WIPES WASTE ON THE COMPRESSIVE STRENGTH, TENSILE STRENGTH AND DURABILITY OF CONCRETE WITH THE WET CURING METHOD. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
D042232003-Llt60TwBYD89gIJ7-20251223143217.jpg

Download (433kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
D042232003-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
D042232003-dp.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
D042232003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 December 2027.

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Tisu basah merupakan material yang sulit terurai secara hayati dan saat ini menjadi masalah lingkungan yang patut diperhatikan. Serat tisu basah berpotensi untuk dimanfaatkan menjadi serat fungsional dalam beton. Banyak penelitian telah dilakukan yang membuktikan bahwa penambahan serat dapat memberikan manfaat bagi sifat mekanik beton. Tujuan. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan limbah tisu basah sebagai serat tambahan dalam campuran beton untuk meningkatkan kinerja beton yang dapat mendukung praktik konstruksi berkelanjutan. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan eksperimental method dengan jenis penelitian kuantitatif. Analisis dan pengukuran data numerik yang dilakukan dalam konteks penelitian ini mencakup pengukuran kuat tekan, kuat tarik belah dan absorpsi beton dari penambahan material limbah tisu basah. Adapun penambahan material serat limbah tisu basah dibagi menjadi variasi 0.15%, 0.20% dan 0.25% dengan variasi 0.00% sebagai beton kontrol. Kinerja beton dianalisis melalui hasil uji kuat tekan, kuat tarik belah, dan durabilitas (absorpsi) beton menggunakan metode perawatan basah. Hasil. Pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat tisu basah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sifat mekanis dan durabilitas beton. Variasi 0.20% terbukti menunjukkan kinerja optimal dalam kuat tekan yang setara dengan beton kontrol, kuat tarik belah yang lebih tinggi dan penyerapan air yang rendah, yang menunjukkan peningkatan ketahanan terhadap retak dan pemadatan struktural. Sebaliknya, variasi 0.15% dan 0.25% mengurangi kinerja beton karena peningkatan porositas dan penggumpalan serat. Kesimpulan. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa limbah tisu basah berpotensi digunakan sebagai aditif berkelanjutan untuk mendukung pengembangan teknologi konstruksi yang ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: penyerapan; kuat tekan; beton; kuat tarik belah; limbah tisu basah
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 11 Mar 2026 03:06
Last Modified: 11 Mar 2026 03:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54592

Actions (login required)

View Item
View Item