RAHMAYANTI, AURALIA (2026) Pengaruh Jogging Terhadap Perubahan VO₂max dan SpO₂ Pada Remaja di Dataran Tinggi dan Dataran Rendah = The Effect of Jogging on Changes in VO₂max and SpO₂ in Adolescents at Highland and Lowland Areas. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R021211007-HEbrNj7ZY3Og8xBe-20260114095716.png
Download (776kB) | Preview
R021211007-1-2.pdf
Download (1MB)
R021211007-dp.pdf
Download (180kB)
R021211007-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 January 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
AURALIA RAHMAYANTI. Pengaruh Jogging Terhadap Perubahan VO₂max dan SpO₂ Pada Remaja di Dataran Tinggi dan Dataran Rendah (dibimbing oleh Dr. Andi Rizky Arbaim Hasyar, S.Ft., Physio). Latar belakang. Sulawesi Selatan memiliki dataran tinggi dan dataran rendah dengan perbedaan tekanan oksigen dan kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi adaptasi fisiologis, terutama VO₂max dan SpO₂. Pada remaja, sistem kardiorespirasi masih berkembang sehingga respons terhadap latihan aerobik seperti jogging dapat berbeda. Kajian mengenai respons VO₂max dan SpO₂ terhadap jogging pada remaja di kedua kondisi geografis masih terbatas, terutama di Indonesia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jogging terhadap VO₂max dan SpO₂ remaja serta membandingkan respons antara dataran tinggi dan rendah. Metode. Penelitian ini menggunakan pretest–posttest control group design dengan 31 remaja dataran rendah dan 30 remaja dataran tinggi. VO₂max dan SpO₂ diukur sebelum dan sesudah jogging 3 kali selama satu minggu, dengan durasi 45 menit, intensitas sedang, dan jarak tempuh ±4,5 km. VO₂max menggunakan multistage fitness test, sedangkan SpO₂ menggunakan pulse oximeter. Hasil. Jogging secara signifikan meningkatkan VO₂max dan SpO₂ pada remaja di dataran rendah (VO₂max p < 0,001; SpO₂ p = 0,019) maupun dataran tinggi (VO₂max p < 0,001; SpO₂ p = 0,001). Namun, tidak terdapat perubahan signifikan antara kelompok dataran rendah dan tinggi (VO₂max p = 0,981; SpO₂ p = 0,126). Kesimpulan. Jogging meningkatkan VO₂max dan SpO₂ secara signifikan pada remaja, baik di dataran rendah maupun tinggi, tanpa perbedaan bermakna antar kelompok.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jogging; VO₂max; SpO₂; Remaja; Dataran Tinggi; Dataran Rendah |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Fisioterapi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 00:25 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 00:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54552 |
