GAMBARAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU(TBC)DI WILAYAH PUSKESMAS KOTA MAKASSAR = Overview of Growth and Development of Toddlers with Pulmonary Tuberculosis (TB) in the Working Area of Makassar City Health Centers


IRMAWATI, IRMAWATI (2025) GAMBARAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU(TBC)DI WILAYAH PUSKESMAS KOTA MAKASSAR = Overview of Growth and Development of Toddlers with Pulmonary Tuberculosis (TB) in the Working Area of Makassar City Health Centers. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
R011241099-9rT8CtSBuF7flWJE-20260105122332.jpg

Download (527kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
R011241099-1-2.pdf

Download (336kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
R011241099-dp.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
R011241099-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 December 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Tuberkulosis Paru (TBC) pada balita merupakan penyakit infeksi kronis yang berdampak pada status gizi, pertumbuhan, serta perkembangan anak. Balita dengan TBC sering mengalami penurunan berat badan, gangguan nutrisi, dan keterlambatan perkembangan. Kota Makassar mencatat tren peningkatan kasus TBC balita, sehingga diperlukan gambaran kondisi tumbuh kembang sebagai dasar intervensi kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pertumbuhan dan perkembangan balita penderita TBC di wilayah Puskesmas Kota Makassar. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan 110 balita penderita TBC yang dipilih melalui purposive sampling. Pertumbuhan dinilai menggunakan antropometri (BB/TB) berdasarkan WHO Child Growth Standards, sedangkan perkembangan dievaluasi menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) sesuai pedoman Kemenkes RI. Analisis dilakukan secara univariat. Hasil: Status pertumbuhan balita penderita TBC didominasi kategori normal (46,4%). Namun, proporsi wasting masih tinggi, terdiri dari kurus (43,6%) dan sangat kurus (7,3%), menunjukkan bahwa masalah gizi tetap menonjol pada kelompok ini. Pada aspek perkembangan, sebagian besar balita berada dalam kategori sesuai, meskipun ditemukan beberapa balita dengan hasil meragukan atau penyimpangan terutama pada domain motorik halus dan bahasa. Secara keseluruhan, mayoritas balita masih menunjukkan perkembangan sesuai usia. Kesimpulan: Pertumbuhan balita penderita TBC sebagian besar normal, namun masalah wasting masih signifikan. Perkembangan umumnya sesuai, meskipun terdapat tanda keterlambatan pada beberapa aspek. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan tumbuh kembang yang komprehensif serta intervensi gizi dan stimulasi perkembangan bagi balita dengan TBC.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pertumbuhan, Perkembangan, Balita, Tuberkulosis Paru, KPSP
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Mar 2026 03:49
Last Modified: 10 Mar 2026 03:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54537

Actions (login required)

View Item
View Item