Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kebugaran Fisik pada Lansia dengan Diabetes Melitus di Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar = The Relationship between Physical Activity with Physical Fitness in Elderly People with Diabetes Mellitus at the Sudiang Raya Community Health Center, Makassar City


MIZWAR, DEDI (2025) Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kebugaran Fisik pada Lansia dengan Diabetes Melitus di Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar = The Relationship between Physical Activity with Physical Fitness in Elderly People with Diabetes Mellitus at the Sudiang Raya Community Health Center, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
R011241081-KJ2g1tSCXZYxy0OG-20260106094430.jpg

Download (416kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
R011241081-1-2.pdf

Download (551kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
R011241081-dp.pdf

Download (296kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
R011241081-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 December 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

DEDI MIZWAR. Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kebugaran Fisik pada Lansia dengan Diabetes Melitus di Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar (dibimbing oleh Nuurhidayat Jafar) Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada lansia akibat perubahan metabolik, resistensi insulin, dan defisiensi vitamin D yang memengaruhi glukosa darah dan kebugaran fisik. Aktivitas fisik terbukti meningkatkan kontrol glikemik, kekuatan otot, keseimbangan, dan kualitas hidup, sehingga WHO dan PERKENI merekomendasikannya sebagai pilar utama pengelolaan DM dengan pendekatan individual. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran fisik pada lansia dengan DM di Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 135 lansia yang didiagnosis DM di wilayah kerja Puskesmas Sudiang Raya, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas lembar kuesioner Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) untuk menilai aktivitas fisik lansia, sedangkan lembar observasi untuk observasi Senior Fitness Test (SFT) untuk menilai kebugaran fisik lansia. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa lansia yang memiliki tingkat aktivitas fisik baik berjumlah 14 orang, di mana 92,9% memiliki kebugaran fisik baik dan 7,1% memiliki kebugaran fisik kurang. Lansia dengan tingkat aktivitas fisik cukup berjumlah 36 orang, dengan 47,2% memiliki kebugaran fisik baik dan 52,8% memiliki kebugaran fisik kurang. Sementara itu, lansia dengan tingkat aktivitas fisik kurang berjumlah 85 orang, di mana 11,8% memiliki kebugaran fisik baik dan 88,2% memiliki kebugaran fisik kurang. Hasil uji statistik dengan Pearson Chi-Square diperoleh nilai ρ=0,000 < α=0,05. Kesimpulan: Ada hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran fisik pada lansia dengan diabetes melitus di Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Aktivitas fisik, kebugaran fisik, lansia, diabetes melitus
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Mar 2026 03:03
Last Modified: 10 Mar 2026 03:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54529

Actions (login required)

View Item
View Item