ARVIANTU, NOVA (2025) Gambaran Preferensi dan Karakteristik Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Urban dan Sub-Urban = Description of Preferences and Characteristics of Artificial Intelligence (AI) use in Diabetes Mellitus Patients in Urban and Sub-urban Areas. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011241074-XreEWP6cs3MqGOpT-20260105114107.jpg
Download (468kB) | Preview
R011241074-1-2.pdf
Download (1MB)
R011241074-dp.pdf
Download (318kB)
R011241074-ffulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 December 2027.
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang menjadi salah satu tantangan utama dalam kesehatan masyarakat global. Edukasi mengenai penatalaksanaan lima pilar DM diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pasien sehingga mereka mampu menjaga kestabilan kadar gula darah. Pemanfaatan edukasi berbasis AI sangat relevan untuk diterapkan pada pasien DM, meskipun hal ini tetap menjadi tantangan bagi pasien yang berada di wilayah sub-urban. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran preferensi dan karakteristik penggunaan AI pada pasien DM di wilayah urban dan sub-urban. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 273 pasien DM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar kuesioner untuk mengukur preferensi dan karakteristik penggunaan AI. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa 16,9% dari 166 pasien di Puskesmas Kassi-Kassi dan 10,3% dari 107 pasien di Puskesmas Mandai yang melaporkan pernah menggunakan AI. Pada pasien Kassi-Kassi (n=28), mayoritas menggunakan AI sekali sehari (71,4%), terutama Meta AI (64,3%), digunakan saat muncul keluhan (100%), dengan keyword pengobatan (75,0%) dan tujuan utama untuk mengetahui penanganan penyakit (85,7%). Sebagian besar merasakan manfaat AI (96,4%), meskipun kepercayaan terhadap petugas kesehatan tetap lebih tinggi (100%). Pola serupa terlihat pada pasien Mandai (n=11), dengan penggunaan sekali sehari (72,7%), terutama Meta AI (72,7%), digunakan saat keluhan muncul (100%), keyword pengobatan (81,8%), tujuan mengetahui penanganan penyakit (81,8%). Sebagian besar merasakan manfaat AI (81,8%), meskipun kepercayaan lebih tinggi pada petugas kesehatan (100%). Kesimpulan: Preferensi penggunaan AI pada pasien DM di Puskesmas Kassi-Kassi (urban) dan Mandai (sub-urban) tergolong rendah, dengan proporsi dan frekuensi penggunaan lebih tinggi di wilayah urban. Meta AI menjadi platform yang paling sering digunakan, dengan persentase sedikit lebih tinggi di wilayah wsub-urban. Seluruh pasien memanfaatkan AI terutama saat mengalami keluhan terkait DM, umumnya melalui pencarian keyword terkait pengobatan dan terapi, dengan proporsi lebih tinggi di wilayah sub-urban. Tujuan utama penggunaan AI adalah mengetahui penanganan penyakit yang tepat, sedikit lebih tinggi di urban. Mayoritas pasien menilai AI bermanfaat, dengan pasien urban melaporkan manfaat lebih tinggi dibanding sub-urban, meskipun kepercayaan terhadap tenaga kesehatan tetap lebih tinggi di kedua wilayah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Preferensi, karakteristik, kecerdasan buatan, diabetes melitus |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 03:01 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 03:01 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54527 |
