BANDHASO, ELCHIKA MEYLANI (2025) Gambaran Pola Tidur pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Makassar = Overview of Sleep Patterns Among Patients With Type 2 Diabetes Mellitus In Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011221120-roEyWL5A7vOX4dT3-20260106144700.png
Download (101kB) | Preview
R011221120-1-2.pdf
Download (310kB)
R011221120-dp.pdf
Download (157kB)
R011221120-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Elchika Meylani Bandhaso, R011221120. GAMBARAN POLA TIDUR PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KOTA MAKASSAR, dibimbing oleh Dr. Nurhidayat Jafar, S.Kep., Ns., M.Kep. Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat secara global maupun nasional. Pasien diabetes melitus tipe 2 sering mengalami gangguan pola tidur, seperti durasi tidur yang pendek, kualitas tidur yang buruk, dan jadwal tidur yang tidak teratur. Pola tidur yang tidak optimal berperan dalam gangguan metabolisme glukosa dan penurunan sensitivitas insulin, sehingga berpotensi memperburuk kendali glikemik Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 155 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling di empat Puskesmas di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) versi Bahasa Indonesia untuk menilai pola tidur pasien diabetes melitus tipe 2. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase, nilai rerata, dan simpangan baku. Hasil: Mayoritas responden (63,9%) memiliki pola tidur yang baik berdasarkan skor global PSQI ≤5, dengan rerata skor PSQI sebesar 5,14 ± 2,453. Namun, lebih dari setengah responden (54,2%) memiliki durasi tidur ≤6 jam dan sebagian besar mengalami gangguan tidur tingkat ringan (74,2%). Efisiensi tidur mayoritas responden tergolong sangat baik, dengan 94,8% responden memiliki efisiensi tidur ≥85%. Kesimpulan dan Saran: Pola tidur pasien DMT2 di Kota Makassar umumnya tergolong baik, namun berada pada kondisi rentan memburuk karena nilai rerata PSQI mendekati batas buruk dan masih banyak responden dengan durasi tidur pendek. Oleh karena itu, perawat disarankan melakukan skrining dan edukasi pola tidur secara rutin untuk mendukung pengelolaan diabetes.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus Tipe 2, Pola Tidur, Kualitas Tidur, PSQI, Makassar. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 06:46 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 06:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54499 |
