Hubungan Nomophobia dengan Kecenderungan Gejala Somatisasi pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Kota Makassar = THE RELATIONSHIP BETWEEN NOMOPHOBIA AND THE TENDENCY TO SOMATIZATION SYMPTOMS IN ADOLESCENTS IN HIGH SCHOOLS IN MAKASSAR CITY


AB, SYAFIRA AMALIA. (2025) Hubungan Nomophobia dengan Kecenderungan Gejala Somatisasi pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Kota Makassar = THE RELATIONSHIP BETWEEN NOMOPHOBIA AND THE TENDENCY TO SOMATIZATION SYMPTOMS IN ADOLESCENTS IN HIGH SCHOOLS IN MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
R011221109-wuSjiMbtEXpsRJYW-20260109114443.jpeg

Download (68kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
R011221109-1-2.pdf

Download (291kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
R011221109-dp.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
R011221109-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 December 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Syafira Amalia AB. R011221109. HUBUNGAN NOMOPHOBIA DENGAN KECENDERUNGAN GEJALA SOMATISASI PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KOTA MAKASSAR. Dibimbing oleh Hastuti Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi yang pesat menjadikan smartphone sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Namun, ketergantungan yang berlebihan terhadap smartphone dapat menimbulkan fenomena psikologis yang disebut nomophobia (no mobile phone phobia), yaitu rasa takut atau cemas ketika tidak dapat menggunakan smartphone. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan psikosomatik atau gejala somatisasi yang ditandai dengan keluhan fisik tanpa penyebab medis yang jelas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan nomophobia dengan kecenderungan gejala somatisasi pada remaja di Sekolah Menengah Atas Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 195 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) dan kuesioner Somatic Symptom Scale (SSS-8). Uji statistik yang digunakan adalah uji spearman rank dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p < 0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara nomophobia dengan kecenderungan gejala soomatisasi. Kesimpulan dan Saran: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat nomophobia dengan kecenderungan gejala somatisasi pada remaja di sekolah menengah atas Kota Makassar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga keperawatan untuk melakukan edukasi dan intervensi promotif-preventif dalam mencegah dampak negatif penggunaan smartphone berlebihan terhadap kesehatan mental dan fisik remaja. Kata kunci: nomophobia, kecenderungan gejala somatisasi, remaja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: nomophobia, kecenderungan gejala somatisasi, remaja.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 09 Mar 2026 03:24
Last Modified: 09 Mar 2026 03:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54489

Actions (login required)

View Item
View Item