Perbandingan Cadangan Premi Asuransi Jiwa Dwiguna Status Last Survivor Menggunakan Metode Commissioners dan Canadian = Comparison of Endowment Life Insurance Reserves for The Last Survivor Status Using The Commissioners and Canadian Methods


REGINADIYAH, ADINDA ARI (2025) Perbandingan Cadangan Premi Asuransi Jiwa Dwiguna Status Last Survivor Menggunakan Metode Commissioners dan Canadian = Comparison of Endowment Life Insurance Reserves for The Last Survivor Status Using The Commissioners and Canadian Methods. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H081221032-Cover.png

Download (184kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H081221032-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (464kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H081221032-dp(FILEminimizer).pdf

Download (206kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H081221032-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 12 December 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Cadangan premi merupakan dana yang disiapkan perusahaan asuransi jiwa untuk menjamin kemampuan membayar klaim di masa mendatang. Dalam polis asuransi jiwa dwiguna dengan status last survivor, manfaat asuransi baru dibayarkan setelah semua tertanggung meninggal dunia atau pada akhir masa kontrak apabila semuanya masih hidup. Pemilihan metode perhitungan cadangan memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan dan daya tarik produk bagi nasabah. Penentuan cadangan premi dalam asuransi jiwa tidak terlepas dari faktor usia tertanggung. Setiap kelompok usia memiliki tingkat risiko yang berbeda sehingga penting untuk dipertimbangkan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan membandingkan cadangan premi asuransi jiwa dwiguna last survivor dengan metode Commissioners dan Canadian pada tiga pasangan. Metode. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan studi kasus berdasarkan Tabel Mortalitas Indonesia JKN 2023 dan tingkat suku bunga bank Indonesia Agustus 2025 sebesar 5% menggunakan metode Commissioners dan Canadian. Hasil dan pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode menghasilkan nilai akhir yang sama pada tahun ke-20, yaitu sebesar uang pertanggungan. Secara umum, nilai cadangan yang diperoleh dari kedua metode, pasangan A memiliki cadangan terbesar, kemudian pasangan B, serta pasangan C terrendah. Namun, pada periode ke-7 dan ke-11 terjadi penyimpangan sementara akibat pola mortalitas last survivor. Metode Canadian menghasilkan cadangan lebih tinggi dibandingkan Commissioners pada seluruh pasangan. Kesimpulan. Metode Canadian membentuk cadangan awal yang lebih besar dibandingkan Commissioners, dengan premi awal Canadian lebih tinggi dibandingkan Commissioners, namun premi tahun berikutnya dan total premi yang dibayarkan lebih rendah pada metode Canadian.

Keyword : asuransi jiwa dwiguna; last survivior; cadangan premi; metode Commissioners; metode Canadian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Endowment life insurance; last survivor; premium reserve; Commissioners method; Canadian method.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Ilmu Aktuaria
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 06 Mar 2026 07:11
Last Modified: 06 Mar 2026 07:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54461

Actions (login required)

View Item
View Item