GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI UNIT HEMODIALISIS RUMAH SAKIT KOTA MAKASSAR = Physical Activity Profiles Among Chronic Kidney Disease Patients Receiving Hemodialysis in Makassar City


SYAHRUDDIN, ZAHIRAH (2025) GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI UNIT HEMODIALISIS RUMAH SAKIT KOTA MAKASSAR = Physical Activity Profiles Among Chronic Kidney Disease Patients Receiving Hemodialysis in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
R011221057-JoXCdKSgn5fxVvHa-20260112145857.jpg

Download (254kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
R011221057-1-2.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
R011221057-dp.pdf

Download (436kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
R011221057-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 December 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Pasien dengan penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis sering mengalami penurunan kapasitas fisik yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Meskipun aktivitas fisik diakui sebagai komponen penting dalam mempertahankan kemampuan fungsional, informasi yang menggambarkan pola aktivitas fisik pada pasien hemodialisis di Kota Makassar masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil aktivitas fisik pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis di unit hemodialisis rumah sakit di Kota Makassar. Tujuan: Mengetahui gambaran aktivitas fisik pada pasien GGK yang menjalani HD di unit hemodialisis rumah sakit Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sebanyak 83 pasien GGK yang menjalani hemodialisis dipilih menggunakan teknik stratified random sampling dari tiga rumah sakit di Kota Makassar. Data aktivitas fisik dikumpulkan menggunakan International Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF) untuk menilai frekuensi, intensitas, dan tingkat aktivitas fisik. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil: Sebagian besar responden berada pada kelompok usia dewasa, berjenis kelamin laki-laki, telah menjalani hemodialisis selama ≥12 bulan, dan umumnya menjalani hemodialisis dua kali per minggu. Seluruh responden melaporkan frekuensi aktivitas fisik yang tinggi (>5 hari per minggu). Aktivitas fisik dengan intensitas sedang merupakan yang paling dominan (61,4%), dan mayoritas responden diklasifikasikan memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi (81,9%) berdasarkan perhitungan MET-menit per minggu. Simpulan: Pasien GGK yang menjalani hemodialisis di Kota Makassar mempertahankan frekuensi aktivitas fisik yang tinggi dengan dominasi intensitas sedang dan tingkat aktivitas fisik tinggi, yang menunjukkan adanya pola adaptasi aktivitas fisik meskipun menjalani terapi hemodialisis jangka panjang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisis, Aktivitas Fisik, IPAQ-SF.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 05 Mar 2026 06:46
Last Modified: 05 Mar 2026 06:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54449

Actions (login required)

View Item
View Item