Analisis Kandungan Timbel (Pb) dan Konsentrasi Oksigen Terlarut (DO) pada Sungai Jeneberang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan = Analysis of Lead (Pb) Content and Dissolved Oxygen (DO) Concentration in the Jeneberang River, Gowa Regency, South Sulawesi


HAERUNIA, PUTRI KARINA (2025) Analisis Kandungan Timbel (Pb) dan Konsentrasi Oksigen Terlarut (DO) pada Sungai Jeneberang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan = Analysis of Lead (Pb) Content and Dissolved Oxygen (DO) Concentration in the Jeneberang River, Gowa Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, universitas hasanudddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L021211077-LxWJmGZsXPnKQlHY-20250610073336.jpeg

Download (124kB) | Preview
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L021211077-1-2.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L021211077-dp.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L021211077-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 May 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Sungai Jeneberang merupakan sungai besar yang terletak dibagian wilayah Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi. sungai merupakan bagian dari hilir dari sungai yang berhubungan langsung dengan laut yang dipengaruhi oleh pasang surut dan merupakan ekosistem yang rentan terhadap pencemaran. Pencemaran merupakan sebuah peristiwa masuknya suatu zat atau senyawa yang berasal dari luar lingkungan ke dalam suatu lingkungan secara sengaja maupun tidak sengaja. Salah satu bentuk pencemaran adalah Timbel (Pb). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan timbel (Pb) dan konsentrasi oksigen terlarut (DO) yang terkandung pada air di Sungai Jeneberang. Metode. Sampel air diambil secara purposive sampling di setiap stasiun, lalu menganalisis kadar timbel (Pb) di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Hasilnya dibandingkan dengan baku mutu timbel (Pb) menurut Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 dan dianalisis secara statistik menggunakan GraphPad Prism 8 dengan uji One way ANOVA untuk melihat perbedaan kandungan timbel (Pb) antarstasiun. Hasil. Pada penelitian ini menunjukkan kandungan timbel (Pb) di air tidak terdeteksi pada semua stasiun sedangkan konsentrasi oksigen terlarut berkisar 3.73 - 5.01mg/L. Hal ini menunjukkan kandungan timbel (Pb) pada air di Sungai Jeneberang belum melewati ambang batas baku mutu menurut Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air. Hasil juga menunjukkan konsentrasi Oksigen Terlarut belum melewati ambang batas baku mutu menurut Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 Kelas III yaitu 3 mg/L. Kesimpulan. Kandungan timbel (Pb) di Sungai Jeneberang tidak terdeteksi di semua stasiun, mengindikasikan kadar timbel (Pb) di bawah ambang batas PP No. 22 Tahun 2021, sementara oksigen terlarut (DO) berkisar antara 3,73 – 5,01 mg/L, memenuhi baku mutu air kelas III. Hal ini menunjukkan kualitas air yang baik untuk mendukung kehidupan akuatik dan keperluan lain seperti budidaya ikan dan irigasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Sungai Jeneberang, Pencemaran, Timbel (Pb), Oksigen Terlarut
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 31 Mar 2026 00:20
Last Modified: 31 Mar 2026 00:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54444

Actions (login required)

View Item
View Item