Validitas dan Reliabilitas Chatgpt dalam Pengkajian Luka Diabetic Foot Ulcer (DFU) : Analisis Proporsi Jaringan = VALIDITY AND RELIABILITY OF CHATGPT IN THE ASSESSMENT OF DIABETIC FOOT ULCER (DFU): ANALYSIS OF TISSUE PROPORTIONS


BUSTAMIN, NURUL HIDAYAH (2025) Validitas dan Reliabilitas Chatgpt dalam Pengkajian Luka Diabetic Foot Ulcer (DFU) : Analisis Proporsi Jaringan = VALIDITY AND RELIABILITY OF CHATGPT IN THE ASSESSMENT OF DIABETIC FOOT ULCER (DFU): ANALYSIS OF TISSUE PROPORTIONS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
R011221041-L0piaJ2sb3MnyUNF-20260115122410.jpg

Download (358kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
R011221041-1-2.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
R011221041-dp.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
R011221041-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 December 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Nurul Hidayah Bustamin. R011221041. VALIDITAS DAN RELIABILITAS CHATGPT DALAM PENGKAJIAN LUKA DIABETIC FOOT ULCER (DFU) : ANALISIS PROPORSI JARINGAN, dibimbing oleh Saldy Yusuf, S.Kep., Ns., MHS., Ph.D Latar Belakang : Pengkajian luka kaki diabetes (Diabetic Foot Ulcer/DFU) merupakan langkah krusial dalam menentukan intervensi perawatan yang tepat, terutama dalam menilai proporsi jaringan luka. Namun, penilaian ini masih bersifat subjektif dan bergantung pada pengalaman klinisi. Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, membuka peluang pemanfaatan teknologi sebagai alat bantu pengkajian luka berbasis foto, sehingga diperlukan evaluasi validitas dan reliabilitasnya Tujuan : Untuk menilai validitas ChatGPT dibandingkan perawat ahli serta reliabilitas ChatGPT antar perangkat dalam menentukan proporsi jaringan luka DFU menggunakan foto luka. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain komparatif-observasional menggunakan 60 foto luka kaki diabetes dari Klinik Griya Afiat Makassar. Penilaian proporsi jaringan (granulasi, slough, nekrotik, dan epitel) dilakukan oleh perawat ahli dan ChatGPT menggunakan instrumen DFUAS, BWAT, dan DMIST. Uji validitas dianalisis dengan Cohen’s kappa (ChatGPT vs expert), sedangkan uji reliabilitas dianalisis menggunakan Cohen’s kappa dan Fleiss’ kappa (ChatGPT vs ChatGPT antar device). Hasil : Uji validitas menunjukkan tingkat kesepakatan moderat hingga kuat antara ChatGPT dan perawat ahli pada seluruh instrumen, dengan nilai kappa tertinggi pada penilaian proporsi jaringan nekrotik dan DMIST. Uji reliabilitas antar device menunjukkan kesepakatan moderat hingga kuat berdasarkan Cohen’s kappa, namun cenderung lebih rendah berdasarkan Fleiss’ kappa, yang menandakan adanya variasi konsistensi penilaian antar perangkat. Kesimpulan dan saran : ChatGPT memiliki validitas yang cukup hingga kuat dalam menentukan proporsi jaringan luka DFU dibandingkan perawat ahli, namun reliabilitas antar perangkat masih bervariasi. ChatGPT berpotensi digunakan sebagai alat bantu pendukung pengkajian luka, tetapi belum dapat menggantikan penilaian klinis perawat. Diperlukan pengembangan model standardisasi penggunaan untuk meningkatkan konsistensi hasil. Kata Kunci : ChatGPT, Pengkajian Luka, Validitas, Reliabilitas, Proporsi Jaringan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : ChatGPT, Pengkajian Luka, Validitas, Reliabilitas, Proporsi Jaringan
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 05 Mar 2026 06:32
Last Modified: 05 Mar 2026 06:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54437

Actions (login required)

View Item
View Item