BERLIAN, ANDI (2025) SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA KOMPLEKS Co(II) DAN Fe(III) MENGGUNAKAN LIGAN VALIN DAN FENILALANIN DITIOKARBAMAT SEBAGAI ANTIBAKTERI Mycobacterium tuberculosis = Synthesis and Characterization of Co(II) and Fe(III) Complexes Using Valine and Phenylalanine Dithiocarbamate Ligands as Antibacterials Against Mycobacterium tuberculosis. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H031211083-Cover.jpeg
Download (484kB) | Preview
H031211083-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (255kB)
H031211083-dp(FILEminimizer).pdf
Download (183kB)
H031211083-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 10 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tuberkulosis (TBC) tetap menjadi ancaman kesehatan global dan masalah utama di Indonesia. Munculnya strain yang resisten terhadap berbagai obat (MDR-TB) menjadikan pengembangan agen anti tuberkulosis baru sangat penting. Senyawa kompleks logam transisi yang berpasangan dengan ligan ditiokarbamat diperkirakan memiliki potensi terapeutik yang lebih besar karena kemampuannya menembus dinding sel tebal Mycobacterium tuberculosis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi senyawa kompleks dari ion logam Co(II) dan Fe(III) dengan ligan Valin dan Fenilanalin Ditiokarbamat, dan menguji potensi antibakteri Mycobacterium tuberculosis senyawa kompleks hasil sintesis. Metode. Dalam penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu: 1) Sintesis senyawa kompleks 2) Karakterisasi senyawa hasil sintesis 3) Uji antituberkulosis senyawa kompleks hasil sintesis. Hasil. Hasil penelitian diperoleh senyawa kompleks yang berhasil disintesis yaitu : (1)Co(II)ValDtc, (2)Co(II)PheDtc, (3)Co(II)ValPheDtc, (4)Fe(III)ValDtc, (5)Fe(III)PheDtc, dan (6)Fe(III)ValPheDtc dengan hasil rendamen beruturut-turut 80,36%; 95,05%; 80,39%; 76,53%; 90,98%; dan 78,02%. Hasil pengujian titik leleh senyawa kompleks Co(II)ValDtc, Co(II)PheDTC, dan Co(II)ValPheDtc berturut-turut yaitu 220-222, 260-262, dan 282-284. Sedangkan titik leleh pada Fe(III)ValDtc, Fe(III)PheDtc, dan Fe(III)ValPheDtc yaitu 229-231, 245-246, dan 248-250. Kemudian hasil uji konduktometri menunjukkan bahwa semua senyawa kompleksbersifatnon-elektrolit. HasilujiFT-IRjugamenunjukkanadanyagugus C=O, C-N, C-S dan M-S yang mewakili ikatan pada senyawa kompleks. Untuk uji XRD diperoleh difkraktogram yang dominan tajam pada sudut 2θ yang menunjukkan bahwa semua senyawa kompleks memiliki struktur kristalin Kesimpulan. Senyawa kompleks Co(II) dan Fe(III) ditiokarbamat yang disintesis dalam penelitian ini menunjukkan potensi yang menjanjikan sebagai kandidat agen antituberkulosis alternatif yang efektif melawan Mycobacterium tuberculosis.
Keyword : Tuberkulosis, senyawa kompleks, ditiokarbamat, antibakteri, Mycobacterium tuberculosis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberculosis, complex compounds, dithiocarbamate, antibacterial, Mycobacterium tuberculosis. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Ilmu Kimia |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:11 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:11 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54372 |
