PASUNU, ELISABET (2025) Analisis Kestabilan Lereng Tambang Nikel PT. Ceria Nugraha Indotama Kolaka Sulawesi Tenggara = STABILITY ANALYSIS OF NICKEL MINE SLOPE AT PT. CERIA NUGRAHA INDOTAMA KOLAKA SOUTHEAST SULAWESI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D111201008-SKRIPSI-COVER.jpg
Download (239kB) | Preview
D111201008-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (496kB)
D111201008-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (23kB)
D111201008-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 February 2027.
Download (10MB)
Abstract (Abstrak)
Proses penambangan nikel laterit menggunakan metode penambangan open cast mining dilakukan dengan cara membuat jenjang sebagai usaha dalam mengoptimalisasi jenjang lereng untuk mencapai target produksi penambangan. Studi geoteknik mengenai geometri lereng telah dibuat sebelum penggalian dilakukan dari level elevasi 190 mdpl sampai elevasi 135 mdpl berupa nilai material properties dari Pit Samaenre C yaitu pada lapisan limonite memiliki bobot jenis (γ) 25.97 KN/m3, kohesi (c’) 29.70 kPa dan sudut gesek dalam (ϕ) 36°; lapisan saprolite memiliki bobot jenis (γ) 25,87 KN/m3, kohesi (c’) 32.70 kPa dan sudut gesek dalam (ϕ) 38° dan nilai kuat tekan batuan dasar (bedrock) 44.7 kPa. Pemodelan dan analisis kestabilan lereng menggunakan Metode Morgenstern-Price dan analisis probabilitas kelongsoran dengan metode Monte-Carlo, sehingga didapatkan geometri awal disain pit memiliki lebar berm 2 meter dan tinggi bench 5 meter dengan kemiringan 60° dengan nilai FK 1.722 serta nilai POF 0% untuk kondisi statis dan FK 1.423 untuk kondisi dinamis serta nilai POF 0%. Kondisi aktual penambangan minggu ke-12 produksi pada tanggal 18 Maret 2024 area dinding selatan Pit Samaenre C mengalami kelongsoran setinggi 19 meter dan lebar ± 30 meter. Setelah terjadi longsor dilakukan analisis balik pada area longsoran untuk mengetahui nilai faktor keamanan serta nilai material properties pada saat terjadi longsor. Analisis balik dilakukan pada material properties lapisan material saprolite rock. Material ini dianggap sebagai lapisan terlemah yang memungkinkan untuk terbentuknya bidang gelincir.Nilai input analisis balik menggunakan hasil pengujian sifat mekanik bobot jenis, kohesi dan sudut geser dalam untuk nilai material properties pada saat terjadi longsor sehingga didapatkan nilai faktor kamanan 1.191 dengan POF 1,7% untuk kondisi statis dan nilai faktor keamanan analisis balik 0.996 dengan POF 48,3% pada keadaan dinamis. Material ini memiliki properties awal berupa bobot jenis (γ) 25,77 KN/m3, kohesi (c’) 53,5 kPa dan sudut gesek dalam (ϕ) 36° yang setelah dilakukan analisis balik pada saat longsor terjadi penurunah nilai kohesi sebesar 66,7% menjadi 35,71 kPa dan penurunan nilai sudut gesek dalam sebesar 56,5% menjadi 20,33°. Nilai material properties dari analisis balik digunakan untuk menganalisis kestabilan lereng setelah longsor dan analisis kestabilan lereng setalah longsor apabila kemajuan penambangan dilakukan mengikuti geometri desain awal pit pada level <161 mdpl. Didapatkan FK 1.268 dengan POF 0,474% untuk kondisi statis dan FK 1.057 dengan POF 20,9% untuk kondisi dinamis analisis kestabilan lereng setelah longsor dan FK 1.338 dengan POF 0% untuk kondisi statis dan FK 0.994 dengan POF 11,5% untuk kondisi dinamis analisis kestabilan lereng setelah longsor pada level <161 mdpl yang belum stabil, sehingga rekomendasi redesign yang diberikan berupa perubahan sudut geometri menjadi 50°, lebar berm 3 meter dan tinggi bench 6 meter untuk mendapatkan nilai FK 1.410 serta nilai POF 0% untuk kondisi statis dan FK 1.165 serta nilai POF 2.5% .
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Longsor, Analisis balik, Limit Equilibrium Method, Morganstren price, Redesign geometri lereng |
| Subjects: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 06:39 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 06:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54355 |
