JADIR, MUHAMMAD HAKSAN PRATAMA (2026) Kuantifikasi Logam Fe, Anion Cl dan Kesadahan Air Sebagai Sumber Air Minum Pada Mata Air Ulu Ere, Pegunungan Karst Formasi Tonasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan = Quantification of Fe, Chloride Anion, and Water Hardness as a Source of Drinking Water in Ulu Ere Spring, Karst Highlands of the Tonasa Formation, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H031211047-Cover.png
Download (119kB) | Preview
H031211047-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (241kB)
H031211047-dp(FILEminimizer).pdf
Download (109kB)
H031211047-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 3 March 2028.
Download (975kB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK MUHAMMAD HAKSAN PRATAMA JADIR. Kuantifikasi Logam Fe, Anion Cl dan Kesadahan Air Sebagai Sumber Air Minum Pada Mata Air Ulu Ere, Pegunungan Karst Formasi Tonasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (dibimbing oleh Abd Wahid Wahab) Latar Belakang. Mata Air Ulu Ere yang terletak di Pegunungan Karst Formasi Tonasa merupakan salah satu sumber utama air bersih masyarakat yang dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan wisata. Kondisi batuan karbonat (karst) serta aktivitas masyarakat di sekitar lokasi berpotensi memengaruhi kandungan logam dalam air, terutama logam besi (Fe), magnesium (Mg), kalsium (Ca) dan klorida (Cl). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguantifikasi kadar logam Fe, anion Cl dan kesadahan air pada sampel air dari Mata Air Ulu Ere dan menilai kualitasnya berdasarkan Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk Parameter Wajib Air Minum dan Pergub Sulsel Nomor 69 Tahun 2010 tentang Baku Mutu dan Kriteria Kerusakan Lingkungan Hidup. Metode. Analisis kadar Fe dan kesadahan air dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), sedangkan anion Cl⁻ dianalisis dengan metode Argentometri. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan kadar Fe berkisar antara 0,0357–0,1266 mg/L, kesadahan total yang diperoleh berkisar antara 104,60–126,01 mg/L, sedangkan kadar klorida (Cl⁻) berkisar 25,57-31,47 mg/L. Seluruh parameter tersebut masih memenuhi persyaratan kualitas air minum sesuai standar yang berlaku. Dengan demikian, parameter uji air yang dilakukan di Mata Air Ulu Ere dikategorikan layak sebagai sumber air bersih dan aman untuk dikonsumsi.
Kata Kunci : AAS, anion, air, argentometri, logam berat, pencemaran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | AAS, anion, argentometry, heavy metals, pollution, water. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Ilmu Kimia |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 06:22 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 06:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54348 |
