Pengaruh Kerusakan Grounding Simetris Pada Variasi Sekat Very Large Crude Carrier (VLCC) Terhadap Kekuatan Membujur Kapal = Effect of Symmetrical Grounding Damage in Very Large Crude Carrier (VLCC) Bulkhead Variations on the Longitudinal Strength of the Ship


AULIA, NUR SALSABILA (2025) Pengaruh Kerusakan Grounding Simetris Pada Variasi Sekat Very Large Crude Carrier (VLCC) Terhadap Kekuatan Membujur Kapal = Effect of Symmetrical Grounding Damage in Very Large Crude Carrier (VLCC) Bulkhead Variations on the Longitudinal Strength of the Ship. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
D081211013-SKRIPSI-COVER.jpg

Download (124kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
D081211013-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
D081211013-SKRPSI-DAPUS.pdf

Download (269kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
D081211013-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 February 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Kapal dan struktur lepas pantai berbentuk kapal rentan terhadap berbagai kecelakaan yang mungkin terjadi selama operasi, seperti kandas, tabrakan, dan masih banyak lagi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan kapal VLCC pasca kerusakan yang disebabkan oleh kandas. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah dan letak sekat yang ada pada kapal VLCC. Metode. Analisa perbandingan kekuatan batas dilakukan dengan menggunakan metode Non Linear Finite Element Analysis (NLFEA). Dimensi kapal yaitu Panjang kapal diasumsikan sebesar 230 m, Lebar kapal 42 m dan tinggi kapal 20,3 m dengan satu jarak gading sebesar 4,67 m. Analisa kekuatan batas dibagi atas dua kondisi yaitu kondisi kapal saat mengalami hogging dan sagging. Adapun variasi sekat yang digunakan antara lain 1 sekat membujur yang terletak di tengah kapal dan 2 sekat membujur yang terletak pada sisi kiri dan kanan kapal dengan jarak yang simetris. MPC (Multi-Point Constraint) dipakai pada penampang berdasarkan posisi sumbu netral. Ukuran mesh yang digunakan sebesar 500 mm dan arc-length method diterapkan. Hasil. Hasil analisis didapatkan dalam bentuk grafik hubungan antara momen lentur dan kelengkungan. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan batas kapal pada kondisi intact saat hogging sebesar 1,57 x 10^13 Nmm dan sagging sebesar -1,50 x 10^13 Nmm. Pada kondisi kerusakan tipe 1 kekuatan batas saat hogging sebesar 1,38 x 10^13 Nmm dan sagging sebesar -1,34 x 10^13 Nmm. Pada kondisi kerusakan tipe 2 kekuatan batas saat hogging sebesar 1,44 x 10^13 Nmm dan sagging sebesar -1,43 x 10^13 Nmm. Kesimpulan. Pertimbangan penggunaan sekat beserta letaknya sangat berpengaruh pada kekuatan struktur kapal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kandas; NLFEA; VLCC; kekuatan batas; kerusakan
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Kelautan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 04 Mar 2026 02:48
Last Modified: 04 Mar 2026 02:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54325

Actions (login required)

View Item
View Item