KARAKTERISASI FISIS DAN UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN PEPAYA SERTA DAUN KELOR SEBAGAI KATALISATOR DALAM BIOSINTESIS NANOPERAK: APLIKASI UNTUK AGEN FOTOSENTIZER DALAM FOTODINAMIK INAKTIVASI MIKROBA PATOGEN = PHYSICAL CHARACTERIZATION AND ACTIVITY TEST OF PAPAYA LEAF EXTRACT AND MORINGA LEAF AS CATALYZERS IN NANOSILVER BIOSYNTHESIS: APPLICATION FOR PHOTOSENTIZER AGENTS IN PHOTODYNAMIC INACTIVATION OF PATHOGENIC MICROBES


JEN, AL FIKAR M. (2026) KARAKTERISASI FISIS DAN UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN PEPAYA SERTA DAUN KELOR SEBAGAI KATALISATOR DALAM BIOSINTESIS NANOPERAK: APLIKASI UNTUK AGEN FOTOSENTIZER DALAM FOTODINAMIK INAKTIVASI MIKROBA PATOGEN = PHYSICAL CHARACTERIZATION AND ACTIVITY TEST OF PAPAYA LEAF EXTRACT AND MORINGA LEAF AS CATALYZERS IN NANOSILVER BIOSYNTHESIS: APPLICATION FOR PHOTOSENTIZER AGENTS IN PHOTODYNAMIC INACTIVATION OF PATHOGENIC MICROBES. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H021221038-Cover.jpg

Download (210kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H021221038-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (984kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H021221038-dp(FILEminimizer).pdf

Download (418kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H021221038-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 7 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Alfikar, Karakterisasi Fisis Dan Uji Aktivitas Ekstrak Daun Pepaya Serta Daun Kelor Sebagai Katalisator Dalam Biosintesis Nanoperak: Aplikasi Untuk Agen Fotosentizer Dalam Fotodinamik Inaktivasi Mikroba Pathogen (Dibimbing oleh Dr. Sri Dewi Astuty, Msi, F.med) Latar Belakang. Fotodinamik Inaktivasi (PDI) merupakan metode alternatif non-antibiotik yang memanfaatkan fotosensitizer yang diaktivasi cahaya untuk menghasilkan Reactive Oxygen Species (ROS) yang mampu merusak sel mikroba. Nanoperak (AgNPs) hasil biosintesis tanaman menjadi kandidat fotosensitizer yang menarik karena stabilitas optik dan aktivitas antibakterinya. Ekstrak daun pepaya (Carica papaya) dan daun kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa reduktor serta pigmen klorofil yang mendukung pembentukan AgNPs sekaligus meningkatkan serapan cahaya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi sifat optik AgNPs berbasis dua jenis ekstrak daun serta mengevaluasi efektivitasnya dalam PDI terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus.Metode. AgNPs disintesis menggunakan ekstrak daun sebagai agen pereduksi larutan AgNO₃. Spektrum absorbansi diukur pada 350–700 nm. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode zona hambat. Biofilm dibentuk dalam microplate kemudian diberikan perlakuan laser merah dan laser hijau dengan variasi energi. Viabilitas sel diukur menggunakan metode XTT dan pembacaan Optical Density (OD) pada 490 nm.Hasil. Spektrum UV–Vis menunjukkan terbentuknya puncak Surface Plasmon Resonance (SPR) pada 410–420 nm untuk kedua jenis AgNPs. Uji zona hambat menunjukkan aktivitas antibakteri kuat oleh AgNP–CP dan AgNP–MO. Jalannya fotoinaktivasi menurunkan nilai OD secara signifikan, dengan efektivitas terbaik pada kombinasi L3PS2 untuk P. aeruginosa (0,529) dan S. aureus (0,576). Laser merah memberikan tingkat inaktivasi sedikit lebih tinggi dibanding laser hijau.Kesimpulan. Nanoperak hasil biosintesis ekstrak pepaya dan kelor efektif sebagai fotosensitizer dan mampu meningkatkan proses inaktivasi biofilm melalui mekanisme PDI.

Keyword : Nanoperak, Fotodinamik Inaktivasi, Daun Pepaya, Daun Kelor, Laser Merah, Laser Hijau, Biofilm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Silver Nanoparticles, Photodynamic Inactivation, Papaya Leaf, Moringa Leaf, Red Laser, Green Laser, Biofilm.
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 04 Mar 2026 01:17
Last Modified: 04 Mar 2026 01:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54320

Actions (login required)

View Item
View Item