Faktor Risiko Preeklampsia Berat di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Periode 1 Januari – 31 Desember 2024 = Risk Factors for Severe Preeclampsia at Wahidin Sudirohusodo Hospital from January 1 to December 31, 2024


ARFAN, KING ABDUL AZIZ (2025) Faktor Risiko Preeklampsia Berat di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Periode 1 Januari – 31 Desember 2024 = Risk Factors for Severe Preeclampsia at Wahidin Sudirohusodo Hospital from January 1 to December 31, 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011221244-Cover.jpg

Download (342kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C011221244-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (138kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C011221244-dp(FILEminimizer).pdf

Download (151kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C011221244-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2028.

Download (969kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Preeklampsia berat merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu serta perinatal yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Preeklampsia berat dapat dibedakan menjadi onset dini dan onset lambat yang diduga memiliki perbedaan mekanisme patofisiologi dan faktor risiko. Oleh karena itu, identifikasi faktor risiko berdasarkan onset penyakit penting untuk mendukung upaya pencegahan dan penatalaksanaan yang optimal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia berat onset dini dan onset lambat di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Periode 1 Januari – 31 Desember 2024. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian analitik rerospektif dengan desain case-control. Sampel terdiri dari 92 pasien preeklampsia berat yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu onset dini dan onset lambat. Data diperoleh dari rekam medis yang meliputi usia, status gizi, paritas, dan riwayat diabetes mellitus. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara usia (p=0,288), status gizi (p=0,440), paritas (p=0,492), dan riwayat diabetes mellitus (p=1,000) dengan kejadian preeklampsia berat berdasarkan onset penyakit. Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan faktor risiko yang bermakna antara preeklampsia berat onset dini dan onset lambat berdasarkan usia, status gizi, paritas, dan riwayat diabetes mellitus. Diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar dan penambahan variabel lain untuk memperoleh gambaran faktor risiko yang lebih komprehensif.

Kata kunci: Preeklampsia berat, onset dini, onset lambat, faktor risiko, kehamilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Severe preeclampsia, early-onset, late-onset, risk factors, pregnancy.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 03 Mar 2026 05:44
Last Modified: 03 Mar 2026 05:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54284

Actions (login required)

View Item
View Item