AVILOKITECHWARA.I.D, ANDI MUHAMMAD (2025) Hubungan Paparan Asap Kendaraan Bermotor dengan Kejadian Gejala ISPA Pada Balita di Kota Makassar = The Association Between Motor Vehicle Exhaust Exposure and the Incidence of Acute Respiratory Infection (ARI) Symptoms Among Toddlers in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221233-Cover.jpg
Download (406kB) | Preview
C011221233-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (236kB)
C011221233-dp(FILEminimizer).pdf
Download (212kB)
C011221233-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 17 November 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyebab utama morbiditas pada balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, dengan Kota Makassar menjadi wilayah yang memiliki diagnosis atau gejala ISPA yang dialami responden tertinggi di Sulawesi Selatan. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor berpotensi memperburuk kualitas udara dan meningkatkan risiko kejadian ISPA pada balita. Tujuan. Menganalisis hubungan antara paparan asap kendaraan bermotor dengan kejadian gejala ISPA pada balita di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang pada 400 balita dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistic. Hasil. Pada uji chi-square, variabel signifikan untuk riwayat gejala ISPA pada balita adalah kebiasaan bermain di luar rumah pada jam sibuk (p<0,001), kebiasaan membawa balita ke daerah dengan lalu intas padat (p<0,001), dan riwayat keluarga ISPA (p<0,001). Untuk riwayat diagnosis ISPA pada balita, variabel signifikan adalah kebiasaan bermain di luar rumah pada jam sibuk (p<0,001), kebiasaan membawa balita ke daerah dengan lalu lintas padat (p<0,001), diagnosis infeksi oleh dokter (p<0,001), riwayat asma (p=0,015), serta riwayat keluarga ISPA (p<0,001). Untuk frekuensi gejala ISPA pada balita, variabel signifikan adalah kebiasaan bermain di luar rumah pada jam sibuk (p<0,001), kebiasaan membawa balita ke daerah dengan lalu lintas padat (p=0,002), dan riwayat keluarga ISPA (p<0,001). Pada uji regresi logistik, model riwayat gejala ISPA pada balita, faktor signifikan adalah riwayat keluarga ISPA (AOR 5,35) dan kebiasaan membawa balita ke daerah dengan lalu lintas padat (AOR 2,67). Pada model riwayat diagnosis ISPA pada balita, faktor signifikan adalah riwayat keluarga ISPA (AOR 5,29), diagnosis infeksi oleh dokter (AOR 4,08), dan kebiasaan membawa balita ke daerah dengan lalu lintas padat (AOR 3,07). Pada model frekuensi gejala ISPA pada balita, faktor signifikan yaitu riwayat keluarga ISPA (AOR 3,80), kebiasaan bermain di luar rumah pada jam sibuk (AOR 2,48), jarak rumah dekat dengan jalan raya (AOR 1,87), dan tidak mendapatkan ASI eksklusif (AOR 1,81). Kesimpulan. Paparan lingkungan terkait aktivitas kendaraan bermotor terbukti berhubungan dengan kejadian gejala dan diagnosis ISPA, serta peningkatan frekuensi gejala ISPA pada balita. Balita yang tinggal dekat jalan raya, sering dibawa ke area lalu lintas padat, dan memiliki kebiasaan bermain di luar rumah pada jam sibuk berisiko lebih tinggi mengalami ISPA. Riwayat keluarga ISPA meningkatkan risiko melalui kemungkinan penularan di lingkungan rumah, sedangkan ASI eksklusif terbukti memiliki efek protektif. Secara keseluruhan, faktor lingkungan, paparan polusi kendaraan bermotor, dan kerentanan keluarga berperan besar dalam kejadian ISPA pada balita.
Keyword : ISPA; Kendaraan Bermotor; Paparan Lingkungan; Riwayat Keluarga; ASI Eksklusif; Balita.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Acute Respiratory Infection; Motor Vehicles; Environmental Exposure; Family History; Exclusive Breastfeeding; Toddlers. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 02:45 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 02:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54274 |
