HEALING RESORT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK DI MALINO KABUPATEN GOWA = HEALING RESORT WITH A BIOPHILIC ARCHITECTURE APPROACH IN MALINO, GOWA REGENCY.


Hidayat, Kayla Annisaa Devara (2027) HEALING RESORT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK DI MALINO KABUPATEN GOWA = HEALING RESORT WITH A BIOPHILIC ARCHITECTURE APPROACH IN MALINO, GOWA REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
D051191033-SKRIPSI-COVER.jpg

Download (329kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
D051191033-SKRISPI-BAB 1-2.pdf

Download (892kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
D051191033-SKRIPSI-DAPUS.pdf

Download (35kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
D051191033-SKRISPI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 February 2027.

Download (19MB)

Abstract (Abstrak)

Tingginya tingkat stres masyarakat perkotaan di Indonesia mendorong perlunya fasilitas yang mendukung relaksasi dan penyembuhan, terutama melalui pendekatan yang menghubungkan manusia dengan alam. Skripsi ini membahas perancangan Healing Resort dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik di Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pendekatan arsitektur biofilik diterapkan untuk menciptakan lingkungan binaan yang mendukung kesehatan mental dan fisik melalui elemen-elemen alami seperti pencahayaan alami, ventilasi, lanskap, dan material berbasis alam. Kawasan wisata Hutan Pinus Malino memiliki potensi besar sebagai lokasi resort berbasis penyembuhan, mengingat kondisi lingkungannya yang sejuk, pemandangan alam yang indah, dan aksesibilitas yang baik. Analisis perancangan meliputi aspek tapak seperti kontur tanah, orientasi matahari, arah angin, dan tingkat kebisingan. Prinsip arsitektur biofilik diaplikasikan melalui integrasi elemen alam dalam ruang-ruang resort, baik secara langsung seperti taman outdoor dan kolam renang, maupun tidak langsung seperti pencahayaan alami dan penggunaan material organik. Hasil perancangan meliputi rancangan ruang yang terdiri dari fasilitas penginapan, area spa, yoga, meditasi, restoran, dan fasilitas rekreasi outdoor. Konsep zonasi dirancang untuk menciptakan harmoni antara bangunan dan alam, dengan mempertahankan kontur alami tapak serta meminimalkan dampak lingkungan. Resort ini tidak hanya dirancang sebagai tempat relaksasi tetapi juga sebagai model penerapan konsep keberlanjutan dalam arsitektur. Penerapan arsitektur biofilik diharapkan memberikan pengalaman holistik bagi pengunjung serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya hubungan manusia dengan alam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Resort, arsitektur biofilik, relaksasi.
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 03 Mar 2026 01:28
Last Modified: 03 Mar 2026 01:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54264

Actions (login required)

View Item
View Item