AZZAHRA, SUCI MARINA (2025) Profil Kadar Vitamin D Pada Pasien Anak dengan Sindrom Nefrotik di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar = Profile of Vitamin D Levels in Pediatric Patients with Nephrotic Syndrome at Dr Wahidin Sudirohusodo Hospital Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221167-Cover.png
Download (607kB) | Preview
C011221167-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (193kB)
C011221167-dp(FILEminimizer).pdf
Download (33kB)
C011221167-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 12 November 2027.
Download (720kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Sindrom nefrotik pada anak masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan, prevalensi dan insidensi sindrom nefrotik lebih banyak di kalangan anak-anak. Kondisi ini menyebabkan peningkatan permeabilitas membran basal glomerulus dan timbulnya proteinuria masif, yang salah satu komplikasinya adalah defisiensi Vitamin D. Kehilangan protein melalui urin, termasuk Vitamin D Binding Protein (VDBP) akan mengganggu transport dan regulasi vitamin D dalam tubuh, sehingga meningkatkan risiko infeksi, riketsia, penyakit autoimun, kanker, dan penyakit kardiovaskular pada anak. Tujuan. Mengetahui profil kadar vitamin D pada pasien anak dengan sindrom nefrotik di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2024. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dimana data sekunder didapatkan melalui pencatatan rekam medis pasien. Sampel sebanyak 70 orang pasien anak yang memenuhi kriteria dan dipilih menggunakan metode total sampling. Hasil. Mayoritas pasien anak dengan Sindrom Nefrotik adalah laki-laki 61,4% dan 38,6% adalah perempuan, dengan rasio laki-laki terhadap perempuan sebesar 1,6 : 1. Berdasarkan usia, mayoritas berada dalam kelompok remaja (50%), diikuti kelompok anak-anak (34,3%), balita (14,3%), dan bayi (1,4%). Rata-rata kadar 25 hidroksi vitamin D adalah 16,15 ng/mL, dengan 60% pasien mengalami defisiensi, 25,7% insufisiensi, dan hanya 14,3% (10 orang) yang memiliki kadar sufisiensi. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada anak dengan Sindrom nefrotik di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 2024, terjadi defisiensi vitamin D yang signifikan, dengan rata-rata kadar 25(OH)D sebesar 16,15 ng/mL. Rasio laki-laki terhadap perempuan sebesar 1,6 : 1 dan dominasi temuan pada kelompok usia remaja.
Keyword : Sindrom Nefrotik, Anak, Vitamin D, Proteinuria, Defisiensi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nephrotic Syndrome, Children, Vitamin D, Proteinuria, Deficiency. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | S.Sos Rasman - |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 00:40 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 00:40 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54250 |
