ANTARA KRISIS EKOLOGI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI: STUDI ANTROPOLOGI TENTANG PERSEPSI TERHADAP DEFORESTASI AKIBAT JAGUNG DI KAB. DOMPU = The Conflict Between Ecological Crisis and Economic Growth: An Anthropological Study of Perceptions Regarding Corn-Driven, Dompu Regency


ROSMANA, TAUFIK KAMARA (2025) ANTARA KRISIS EKOLOGI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI: STUDI ANTROPOLOGI TENTANG PERSEPSI TERHADAP DEFORESTASI AKIBAT JAGUNG DI KAB. DOMPU = The Conflict Between Ecological Crisis and Economic Growth: An Anthropological Study of Perceptions Regarding Corn-Driven, Dompu Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
E042211004-Cover.pdf

Download (742kB)
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E042211004-bab 1-2(FILEminimizer).pdf

Download (452kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E042211004-dapus(FILEminimizer).pdf

Download (160kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E042211004-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 25 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK TAUFIK KAMARA ROSMANA. “ANTARA KRISIS EKOLOGI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI: STUDI ANTROPOLOGI TENTANG PERSEPSI TERHADAP DEFORESTASI AKIBAT JAGUNG DI KAB. DOMPU” (dibimbing oleh Prof. Dr. Pawennari Hijjang, MA. dan Dr. Ahmad Ismail, S.Sos., M.Si.). Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat Dompu terhadap deforestasi yang terjadi akibat ekspansi jagung, dengan menelusuri bagaimana pengalaman ekologis, tekanan ekonomi, dan struktur kebijakan membentuk pemahaman lokal tentang perubahan lanskap. Menggunakan pendekatan kualitatif yang meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, di beberapa wilayah seperiti Kec. Hu’u, Kec. Pajo, Kec. Kempo, dan Kec. Pekat. Temuan menunjukkan bahwa masyarakat melihat deforestasi bukan sebagai tindakan destruktif, melainkan sebagai konsekuensi yang masuk akal dalam konteks kebutuhan hidup, dan normalisasi jagung sebagai simbol kemajuan ekonomi. Persepsi ini dibentuk oleh pengalaman langsung terhadap perubahan ekologis seperti erosi, kekeringan, dan hilangnya sumber air, namun juga oleh struktur eksternal seperti pasar jagung yang dominan, pola utang, intervensi negara melalui program PIJAR, dan lemahnya pengawasan hutan. Penelitian ini berargumen bahwa hubungan masyarakat dengan lingkungan kini dimediasi oleh nilai kolektif baru yang menempatkan pembukaan lahan sebagai tindakan yang sah demi kelangsungan hidup keluarga, meskipun berdampak pada krisis ekologis jangka panjang. Dengan demikian, persepsi masyarakat terhadap deforestasi mencerminkan dialektika antara tekanan struktural dan strategi bertahan hidup, serta menyoroti bagaimana monokultur jagung mengubah bukan hanya ekologi, tetapi juga cara masyarakat memaknai lingkungan dan masa depan mereka.

Kata Kunci: Dompu, Deforestasi, Jagung, Antropologi Ekologi, Ekstensifikasi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Dompu, Deforestation, Corn, Ecological Anthropology,
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Feb 2026 05:59
Last Modified: 27 Feb 2026 05:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54178

Actions (login required)

View Item
View Item