IMPLEMENTASI MODEL KOMUNIKASI ORGANISASI YANG TERINTEGRASI DALAM PENANGGULANGAN STUNTING DI KABUPATEN BANTAENG TAHUN 2020-2023 = IMPLEMENTATION OF AN INTEGRATED ORGANIZATIONAL COMMUNICATION MODEL IN STUNTING REDUCTION IN BANTAENG REGENCY 2020-2023


YANTI, SRI DEWI (2026) IMPLEMENTASI MODEL KOMUNIKASI ORGANISASI YANG TERINTEGRASI DALAM PENANGGULANGAN STUNTING DI KABUPATEN BANTAENG TAHUN 2020-2023 = IMPLEMENTATION OF AN INTEGRATED ORGANIZATIONAL COMMUNICATION MODEL IN STUNTING REDUCTION IN BANTAENG REGENCY 2020-2023. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E033211010-Cover.jpg

Download (294kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E033211010-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (453kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E033211010-Dapus(FILEminimizer).pdf

Download (505kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E033211010-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 25 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

SRI DEWI YANTI. Implementasi Model Komunikasi Integratif dalam Penanggulangan Stunting di Kabupaten Bantaeng Tahun 2020--2023 (dibimbing oleh Andi Alimuddin Unde, M. Iqbal Sultan, dan Muh. Akbar). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model komunikasi integratif dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Bantaeng pada periode 2020-- 2023 serta merumuskan model komunikasi yang ideal bagi pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi integratif di Bantaeng berjalan melalui tiga dimensi utama: (1) komunikasi eksternal yang memadukan media digital, pendekatan budaya lokal, serta pelibatan tokoh adat dan agama; (2) komunikasi vertikal yang memastikan keselarasan visi dan kebijakan antara pimpinan daerah, OPD, dan pelaksana lapangan melalui koordinasi rutin dan penggunaan data berbasis bukti; dan (3) komunikasi horizontal antar-OPD yang ditandai kolaborasi lintas sektor, forum koordinasi, dan mekanisme pertukaran informasi yang cepat. Efektivitas komunikasi integratif diperkuat oleh kapasitas SDM, dukungan regulasi daerah, dan ketersediaan data akurat. Penelitian ini menawarkan model komunikasi integratif berbasis komunitas yang menekankan kolaborasi berkelanjutan, konsistensi pesan, dan pemberdayaan pelaksana lapangan. Model tersebut dinilai efektif dalam memperkuat koordinasi program serta meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap isu stunting.

Keyword : komunikasi integratif, stunting, komunikasi kesehatan, kolaborasi lintas sektor, Kabupaten Bantaeng.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Integrative Communication, Stunting, Health Communication, Cross-Sector Collaboration, Bantaeng Regency.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Feb 2026 05:47
Last Modified: 27 Feb 2026 05:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54171

Actions (login required)

View Item
View Item