Politik Uang Dalam Perspektif Antropologi : Praktik Jaringan Kekerabatan dan Relasi Sosial Pada Pilkada 2024 di Kabupaten Luwu Timur = Money Politics in an Anthropological Perspective : The Role of Kinship Networks and Social Relations in the 2024 Regional Elections in East Luwu Timur Regency


ALFATH, MUH. SATRI (2026) Politik Uang Dalam Perspektif Antropologi : Praktik Jaringan Kekerabatan dan Relasi Sosial Pada Pilkada 2024 di Kabupaten Luwu Timur = Money Politics in an Anthropological Perspective : The Role of Kinship Networks and Social Relations in the 2024 Regional Elections in East Luwu Timur Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E071211044-Cover.png

Download (121kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E071211044-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (293kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E071211044-dp(FILEminimizer).pdf

Download (175kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E071211044-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 24 February 2028.

Download (973kB)

Abstract (Abstrak)

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Luwu Timur menghadirkan dinamika menarik terkait praktik politik uang (money politics). Meskipun survei menunjukkan tingginya sikap penolakan masyarakat terhadap politik uang, temuan lapangan memperlihatkan realitas yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik politik uang dalam Pilkada Luwu Timur 2024 dengan pendekatan antropologi politik, khususnya menyoroti peran kekerabatan, jejaring sosial, dan strategi politik lokal. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan informan dari tim sukses dan broker politik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik uang tidak lagi terbatas pada pemberian uang tunai, tetapi mengalami diversifikasi dalam bentuk sembako, fasilitas publik, bantuan sosial, hingga dukungan logistik bagi pemilih muda. Praktik ini dijalankan melalui jaringan kekerabatan dan tokoh masyarakat yang berfungsi sebagai mediator sekaligus pemberi legitimasi moral. Penolakan terhadap politik uang dalam banyak kasus bersifat strategis dan pragmatis, bukan murni didorong oleh kesadaran demokratis. Politik uang di Luwu Timur beroperasi dalam logika patron-klien, moral economy, dan modal sosial, sehingga cenderung dinormalisasi dalam budaya politik lokal. Temuan ini menegaskan bahwa politik uang merupakan fenomena multidimensional yang berakar kuat dalam struktur sosial dan relasi kekuasaan lokal.

Keyword: Politik Uang, Pilkada 2024, Luwu Timur, Antropologi Politik, Patron-Clien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Money Politics, 2024 Regional Elections, Luwu Luwu, Political Anthropology, Patron-Client.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Antropologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Feb 2026 05:43
Last Modified: 27 Feb 2026 05:43
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54168

Actions (login required)

View Item
View Item