ALIENASI REMAJA PENGGUNA GAME ONLINE DI KELURAHAN TURIKALE, KECAMATAN TURIKALE, KABUPATEN MAROS = ALIENATION OF ADOLESCENT ONLINE GAME USERS IN TURIKALE VILLAGE, TURIKALE DISTRICT, MAROS REGENCY


TAHIR, FARAHDIBA RAMADHANI (2025) ALIENASI REMAJA PENGGUNA GAME ONLINE DI KELURAHAN TURIKALE, KECAMATAN TURIKALE, KABUPATEN MAROS = ALIENATION OF ADOLESCENT ONLINE GAME USERS IN TURIKALE VILLAGE, TURIKALE DISTRICT, MAROS REGENCY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
E031201055-cKUMDixta1FE5zfj-20250703152256.png

Download (44kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E031201055-1-2.pdf

Download (544kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E031201055-dp.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E031201055-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Farahdiba Ramadhani Tahir. ALIENASI REMAJA PENGGUNA GAME ONLINE DI KELURAHAN TURIKALE, KECAMATAN TURIKALE, KABUPATEN MAROS (dibimbing oleh Ria Renita Abbas). Latar Belakang. Game online menjadi satu dari berbagai aplikasi sebagai media hiburan yang saat ini banyak digandrungi oleh para remaja, namun dalam praktik dan realitanya game online yang dimainkan para remaja justru membawa dampak kurang baik seperti penurunan tingkat akademik, kesehatan fisik juga mental, serta hubungan sosial. Selain itu penggunaan game online yang berlebihan pada remaja juga dapat membawa mereka pada kondisi alienasi atau keterasingan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penggunaan game online pada remaja di Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros serta melihat bagaimana kondisi alienasi remaja pengguna game online. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan tipe penelitian deskriptif. Subjek penelitian ialah remaja usia 14 – 19 tahun di Kelurahan Turikale dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, kuesioner, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan editing, coding, dan tabulating. Hasil. Penggunaan game online pada remaja di Kelurahan Turikale berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebanyak 50,8% remaja memainkan Free Fire dan 49,2% bermain Mobile Legends, dari segi waktu kebanyakan remaja sudah bermain sejak 3 – 4 tahun lalu dan bermain setiap hari, waktu bermain yang paling diminati ialah malam hari serta sepulang sekolah, untuk durasi bermain kebanyakan kurang dari 1 jam namun banyak pula yang bermain lebih dari 4 jam sehari. Pada 3 poin kondisi alienasi menurut Fromm kebanyakan remaja mengalami kondisi alienasi pada poin hubungan dengan kelompok/masyarakat seperti mereka bermain game karena teman – teman mereka juga memainkannya dan takut dijauhi oleh teman mereka jika tidak ikut bermain. Selanjutnya pada poin hubungan dengan diri sendiri banyak remaja yang mengorbankan waktu belajar dan waktu istirahat mereka karena bermain game online, serta kurang fokus pada akademik mereka dan lebih banyak menggunakan gadget untuk bermain game online. Kesimpulan. Bahwa remaja yang bermain game online memiliki kondisi alienasi seperti kurang peka ketika sedang bermain game online, beberapa responden yang merasa lebih senang ketika di luar rumah, para remaja banyak mengorbankan waktu mereka untuk belajar, istirahat, ibadah, waktu bersama keluarga, atau keinginan mencoba hal lain karena bermain game online. Terjadi pula kesenjangan interaksi antara dunia nyata dan dunia maya/virtual pada para remaja pengguna game online.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Game Online; Alienasi; Remaja
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 27 Feb 2026 05:33
Last Modified: 27 Feb 2026 05:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54157

Actions (login required)

View Item
View Item