NINGSI, ANNISA RAHAYU (2025) Penentuan Gaya Gelombang pada Dinding Kemiringan Tunggal SECARA EKSPERIMENTAL (Sudut 45°) = Determination of Wave Force on Single Slope Wall (45° Angle). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D011201065-SKRIPSI-COVER.jpg
Download (136kB) | Preview
D011201065-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (1MB)
D011201065-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (108kB)
D011201065-SKRIPSI-FULL TEXT,,,,,,,.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Bangunan pantai berdinding miring adalah struktur pelindung pantai yang memiliki permukaan miring, berbeda dengan dinding pantai (seawall) yang biasanya berbentuk dinding vertikal. Bangunan pantai berdinding miring memiliki keunggulan dalam meredam energi gelombang dan mengurangi limpasan air laut ke daratan. Namun, keberadaan struktur ini juga dapat menyebabkan fenomena gerusan lokal di kaki bangunan, terutama saat terjadi gelombang pecah. Oleh karena itu, desain dan konstruksi bangunan pantai berdinding miring harus mempertimbangkan faktor- faktor ini untuk menjamin efektivitas dan keamanannya dalam melindungi pantai dari erosi dan kerusakan. Perencanaan bangunan pantai harus mempertimbangkan faktor-faktor oseanografi untuk menentukan ukuran struktur dan memprediksi kondisi lingkungan laut guna mengantisipasi beban yang diterima oleh struktur. Salah satu beban lingkungan yang krusial adalah gaya gelombang. Dalam perencanaan bangunan pantai, perencana harus menghitung dan mendesain stabilitas bangunan pantai dengan baik. Perhitungan tentang gaya gelombang sangat panjang. Untuk mempermudah perhitungan tersebut, penulis menggunakan metode eksperimental seperti pada penelitian ini. Penulis ingin mempersingkat perhitungan gaya gelombang dengan mengambil contoh kasus seperti model yang penulis buat secara eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter-parameter yang berpengaruh terhadap gaya gelombang pada dinding kemiringan tunggal secara eksperimental. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder dengan metode eksperimental yaitu dimana kondisi-kondisi diatur dan dibuat oleh peneliti berdasarkan literatur-literatur terkait. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa semakin besar tinggi gelombang (Hi), maka semakin besar pula panjang simpangan (Δx). Semakin besar periode gelombang (T), maka semakin besar pula panjang simpangan (Δx). Semakin besar panjang simpangan (Δx), maka semakin meningkat pula secara logaritmik gaya gelombang yang terjadi. Semakin besar panjang simpangan (Δx), maka peningkatan nilai gaya gelombang (F) semakin menurun. Semakin besar kecuraman gelombang (Hi/L), maka semakin meningkat pula gaya yang bekerja pada dinding kemiringan 45⁰.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gaya Gelombang, Bangunan Pantai, Dinding Miring |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 05:32 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 05:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54156 |
