UJI EFEKTIVITAS KAPSUL BIJI LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) DAN MULTIPLE MICRONUTRIENT SUPPLEMENT (MMS) TERHADAP ASUPAN ZAT GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) = Effectiveness Test of Pumpkin Seed (Cucurbita moschata) Capsules and Multiple Micronutrient Supplement (MMS) on Nutrient Intake and Hemoglobin Levels in Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency (CED)


GAFFAR, BESSE NURUL FADILLAH (2025) UJI EFEKTIVITAS KAPSUL BIJI LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) DAN MULTIPLE MICRONUTRIENT SUPPLEMENT (MMS) TERHADAP ASUPAN ZAT GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) = Effectiveness Test of Pumpkin Seed (Cucurbita moschata) Capsules and Multiple Micronutrient Supplement (MMS) on Nutrient Intake and Hemoglobin Levels in Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency (CED). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K042232006-AwI1OsVqbtNBch5n-20260119215838.png

Download (144kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K042232006-1-2.pdf

Download (536kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K042232006-dp.pdf

Download (203kB)
[thumbnail of FULLTEXT] Text (FULLTEXT)
K042232006-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 December 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia masih menjadi permasalahan gizi utama pada ibu hamil, yang dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun janin. Biji labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan salah satu pangan lokal yang berpotensi digunakan sebagai suplemen berbasis pangan untuk meningkatkan status gizi. Tujuan: Mengetahui perbandingan pengaruh kapsul biji labu kuning dan Multiple Micronutrient Supplements (MMS) terhadap asupan zat gizi, Lingkar Lengan Atas (LILA), dan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan KEK dan anemia. Metode. Penelitian quasi-eksperimental dengan desain non-randomized pre–posttest control group dilakukan pada 61 ibu hamil. Kelompok intervensi menerima kapsul biji labu kuning (2 × 700 mg/hari), sedangkan kelompok kontrol menerima MMS (30 mg zat besi + 15 jenis mikronutrien) selama 60 hari. Hasil. Kedua kelompok menunjukkan peningkatan signifikan pada asupan zat gizi, LILA, dan kadar hemoglobin (p < 0,05). Rerata peningkatan LILA adalah 1,83 cm pada kelompok intervensi dan 1,55 cm pada kelompok kontrol. Kadar hemoglobin meningkat sebesar 1,48 g/dL pada kelompok intervensi dan 1,47 g/dL pada kelompok kontrol, tanpa perbedaan signifikan antar kelompok (p > 0,05). Kesimpulan. Kapsul biji labu kuning memiliki efektivitas yang sebanding dengan MMS dalam meningkatkan status gizi dan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan KEK, sehingga berpotensi digunakan sebagai suplemen berbasis pangan lokal.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Biji labu kuning; Cucurbita moschata; KEK; Anemia; Ibu Hamil; MMS
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Feb 2026 01:17
Last Modified: 27 Feb 2026 01:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54135

Actions (login required)

View Item
View Item