PENGARUH PENERAPAN MODEL ABC (ANTECEDENT, BEHAVIOR, CONSEQUENCE) TERHADAP PENURUNAN KECELAKAAN KERJA MELALUI PERILAKU AMAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT. INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR = THE EFFECT OF IMPLEMENTING THE ABC (ANTECEDENT–BEHAVIOR–CONSEQUENCE) MODEL ON REDUCING WORKPLACE ACCIDENTS THROUGH SAFE BEHAVIOR AS AN INTERVENING VARIABLE AT PT INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR


AULIASARI, PUTRYSUCI (2025) PENGARUH PENERAPAN MODEL ABC (ANTECEDENT, BEHAVIOR, CONSEQUENCE) TERHADAP PENURUNAN KECELAKAAN KERJA MELALUI PERILAKU AMAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT. INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR = THE EFFECT OF IMPLEMENTING THE ABC (ANTECEDENT–BEHAVIOR–CONSEQUENCE) MODEL ON REDUCING WORKPLACE ACCIDENTS THROUGH SAFE BEHAVIOR AS AN INTERVENING VARIABLE AT PT INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K032232021-JyjbzoxHrPBITfOe-20260115233234.jpg

Download (602kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K032232021-1-2.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K032232021-dp.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K032232021-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 December 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Kecelakaan kerja masih menjadi perhatian utama pada industri berisiko tinggi seperti industri galangan kapal, di mana kegiatan kompleks seperti pengelasan, pemotongan logam, dan pekerjaan di ruang terbatas menimbulkan bahaya keselamatan yang signifikan. Meskipun berbagai program keselamatan telah diterapkan, tingkat kecelakaan kerja masih relatif tinggi, sehingga menegaskan pentingnya intervensi berbasis perilaku yang efektif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model ABC (Antecedent, Behavior, Consequence) yang direpresentasikan oleh variabel pengetahuan, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penggunaan alat pelindung diri (APD), penghargaan, dan hukuman terhadap kecelakaan kerja melalui perilaku aman sebagai variabel intervening di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 117 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan SPSS untuk statistik deskriptif serta SmartPLS untuk analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis partial least squares yang mencakup analisis jalur (path analysis) guna menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan K3 (p = 0,014), penggunaan APD (p = 0,000), dan perilaku aman (p = 0,003) berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kecelakaan kerja. Sementara itu, pengetahuan (p = 0,003), pelatihan K3 (p = 0,020), penggunaan APD (p = 0,011), dan penghargaan (p = 0,038) berpengaruh signifikan terhadap perilaku aman. Selain itu, pengetahuan (p = 0,024), pelatihan K3 (p = 0,049), dan penggunaan APD (p = 0,046) juga memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan terhadap kecelakaan kerja melalui perilaku aman. Kesimpulan. Peningkatan pengetahuan (β = 0,224), pelatihan K3 (β = −0,210), penggunaan APD (β = 0,240; β = −0,380), dan penghargaan positif (β = 0,186) terbukti membentuk perilaku aman dan menurunkan kecelakaan kerja. Dengan demikian, Model ABC efektif dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Model ABC; Perilaku Aman; Pelatihan K3; Alat Pelindung Diri; Kecelakaan Kerja
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Feb 2026 01:10
Last Modified: 27 Feb 2026 01:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54133

Actions (login required)

View Item
View Item