PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN FAKTOR PEKERJAAN TERHADAP STRES KERJA PADA AIRCRAFT MAINTENANCE ENGINEER = THE EFFECTS OF INDIVIDUAL CHARACTERISTICS AND JOB FACTORS ON WORK STRESS IN AIRCRAFT MAINTENANCE ENGINEER


ZAINUDDIN, FATIMAH AZZAHRAH (2025) PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN FAKTOR PEKERJAAN TERHADAP STRES KERJA PADA AIRCRAFT MAINTENANCE ENGINEER = THE EFFECTS OF INDIVIDUAL CHARACTERISTICS AND JOB FACTORS ON WORK STRESS IN AIRCRAFT MAINTENANCE ENGINEER. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K032232014-F5xrw2fnU4XJlyMz-20260115162144.png

Download (635kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K032232014-1-2.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K032232014-dp.pdf

Download (74kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K032232014-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 December 2027.

Download (18MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pekerjaan sebagai Aircraft Maintenance Engineer (AME) dapat menimbulkan stres kerja yang signifikan, mengingat tanggung jawab besar yang diemban dalam memastikan keselamatan penerbangan. Tekanan untuk selalu menjaga standar keselamatan yang tinggi, mengatasi masalah teknis yang mendesak, serta mematuhi jadwal penerbangan yang ketat dapat meningkatkan tingkat stres yang dialami oleh para profesional di bidang tersebut. Tujuan. Untuk menganalisis pengaruh usia, masa kerja, status pernikahan, dukungan sosial, beban kerja fisik, dan beban kerja mental terhadap stres kerja. Metode. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel studi ini terdiri dari 106 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Pengukuran usia, masa kerja, status pernikahan menggunakan kuesioner, dukungan sosial menggunakan Job Stress Questionnaire oleh National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH), beban kerja fisik menggunakan %CVL (Cardiovascular Load), beban kerja mental menggunakan NASA-TLX, dan stres kerja menggunakan alat cocorometer. Analisis data menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Science). Hasil. Berdasarkan analisis pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0.05), hasil analisis bivariat ditemukan adanya hubungan antara usia (p = 0.040), dukungan sosial (p = 0.021), beban kerja fisik (p = 0.009), serta beban kerja mental (p = 0.012) terhadap stres kerja. Sementara itu, tidak terdapat hubungan antara masa kerja (p = 0.331) dan status pernikahan (p = 0.325) terhadap stres kerja. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki nilai signifikansi > 0.05. Variabel dukungan sosial (p = 0.059), variabel usia (p = 0.341), beban kerja fisik (p =0.279) dan beban kerja mental (p = 0.129). Hal ini mengindikasikan bahwa setelah seluruh variabel dianalisis secara bersama-sama, kontribusi masing-masing variabel terhadap stres kerja relatif seimbang dan saling beririsan. Kesimpulan. Usia, dukungan sosial, beban kerja fisik, dan beban kerja mental menunjukkan hubungan dengan stres kerja pada analisis bivariat, namun pada analisis multivariat tidak ditemukan pengaruh parsial yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa stres kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan dan tidak didominasi oleh satu variabel tertentu.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: stres kerja; usia; dukungan sosial; beban kerja fisik; beban kerja mental; aircraft maintenance engineer
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Feb 2026 00:56
Last Modified: 27 Feb 2026 00:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54127

Actions (login required)

View Item
View Item