PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) KABUPATEN WAJO DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PEMILU DI ERA DIGITAL = THE ROLE OF THE GENERAL ELECTION COMMISSION (KPU) OF WAJO REGENCY IN FACING ELECTION CHALLENGES IN THE DIGITAL ERA


MASHFUFAH, SITI (2025) PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) KABUPATEN WAJO DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PEMILU DI ERA DIGITAL = THE ROLE OF THE GENERAL ELECTION COMMISSION (KPU) OF WAJO REGENCY IN FACING ELECTION CHALLENGES IN THE DIGITAL ERA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E051211075-Cover.jpeg

Download (554kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E051211075-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (206kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E051211075-dp(FILEminimizer).pdf

Download (125kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E051211075-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 1 August 2027.

Download (968kB)

Abstract (Abstrak)

Siti Mashfufah, Nomor Induk Mahasiswa E051211075, Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin menyusun skripsi dengan judul : “Peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo Dalam Menghadapi Tantangan Pemilu Di Era Digital”, dibawah bimbingan Rahmatullah, S.IP., M.Si. Penelitian ini membahas peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan pemilu di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak besar terhadap proses demokrasi, terutama dalam hal diseminasi informasi, keamanan data, dan regulasi kampanye digital. Tantangan utama yang dihadapi KPU mencakup penyebaran disinformasi atau hoaks, kerentanan keamanan data pemilih, serta pelanggaran masa tenang melalui kampanye terselubung di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berlokasi di KPU Kabupaten Wajo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kabupaten Wajo telah berupaya merespons tantangan digital melalui pemanfaatan platform digital seperti Sidalih dan Silon, penggunaan media sosial sebagai alat sosialisasi, serta peningkatan koordinasi dengan lembaga terkait. Namun, keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital masyarakat, serta minimnya pengawasan siber masih menjadi hambatan yang signifikan. Faktor pendukung dalam pelaksanaan peran KPU di era digital antara lain komitmen SDM, dukungan pemerintah daerah, dan partisipasi aktif pemilih muda. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kesenjangan akses internet di wilayah terpencil, tingginya penyebaran hoaks, serta keterbatasan teknologi pengawasan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas digital KPU, penguatan kolaborasi dengan platform digital, dan edukasi publik yang masif sebagai strategi menghadapi pemilu yang semakin terdigitalisasi.

Keyword : KPU, pemilu digital, disinformasi, keamanan data, masa tenang, Kabupaten Wajo.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: General Election Commission, digital election, disinformation, data security, cooling-off period, Wajo Regency.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 26 Feb 2026 05:28
Last Modified: 26 Feb 2026 05:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54096

Actions (login required)

View Item
View Item