Analisis Kualitas Data Program Kesehatan Ibu pada Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) di Puskesmas Kaluku Bodoa Dan Puskesmas Tamalate Kota Makassar 2025 = Analysis of Maternal Health Program Data Quality in the Community Health Center Management Information System (SIMPUS) at the Kaluku Bodoa Community Health Center and the Tamalate Community Health Center, Makassar City 2025


SUBHAN, ANDI MARIO BUANA (2026) Analisis Kualitas Data Program Kesehatan Ibu pada Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) di Puskesmas Kaluku Bodoa Dan Puskesmas Tamalate Kota Makassar 2025 = Analysis of Maternal Health Program Data Quality in the Community Health Center Management Information System (SIMPUS) at the Kaluku Bodoa Community Health Center and the Tamalate Community Health Center, Makassar City 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K011211033-wL6eupY5KmOvWtrJ-20260121130354.jpg

Download (295kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011211033-1-2.pdf

Download (908kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011211033-dp.pdf

Download (555kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K011211033-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kualitas data program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan elemen krusial dalam mendukung sistem informasi kesehatan yang akurat, terutama pada fasilitas pelayanan primer seperti puskesmas yang menggunakan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS). Data yang tidak lengkap, tidak konsisten, atau mengandung kesalahan input berpotensi menurunkan Validitas perencanaan dan pengambilan keputusan. Tujuan: Menganalisis kualitas data program KIA pada SIMPUS di Puskesmas Kaluku Bodoa dan Puskesmas Tamalate Kota Makassar berdasarkan dimensi kelengkapan dan konsistensi. Metode: Penelitian menggunakan rancangan Cross Sectional dengan sampel seluruh laporan bulanan program KIA dari Agustus 2024 hingga Juni 2025 yang tercatat dalam SIMPUS. Analisis dilakukan secara univariat untuk menggambarkan kelengkapan dan konsistensi masing-masing variabel, serta secara umum untuk membandingkan kedua puskesmas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas data berdasarkan kelengkapan berada pada kategori baik menurut kriteria Kementerian Kesehatan (2024), dengan capaian 96,8% di Puskesmas Kaluku Bodoa dan 91,8% di Puskesmas Tamalate. Namun, pada dimensi konsistensi ditemukan jumlah pencilan (Outlier) yang cukup tinggi, yaitu 321 Outlier di Kaluku Bodoa dan 471 Outlier di Tamalate, terutama pada variabel vital seperti tekanan darah diastolik, denyut nadi, dan Respiration Rate. Variabel lingkar perut di Puskesmas Tamalate juga menunjukkan kelengkapan rendah (83,7%). Kesimpulan: Perbandingan kedua fasilitas menunjukkan bahwa Kaluku Bodoa memiliki kualitas data yang lebih baik, baik dari sisi kelengkapan maupun konsistensi. Secara keseluruhan, kualitas data SIMPUS pada kedua puskesmas berada pada kategori baik, namun masih memerlukan penguatan dalam aspek konsistensi dan standarisasi pencatatan untuk meningkatkan keandalan data KIA dan memastikan keberlanjutan mutu sistem informasi kesehatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kualitas data, SIMPUS, KIA, kelengkapan, konsistensi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Feb 2026 00:27
Last Modified: 26 Feb 2026 00:27
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54055

Actions (login required)

View Item
View Item