MACPAL, MEYLANI PUTRI (2026) Preferensi Spodoptera frugiperda (J.E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae) Pada Tiga Jenis Tanaman = Preference of Spodoptera frugiperda (J.E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae) On Three Host Plants. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G061211076-RD0fe9kUIjyx4O7p-20260112232609.jpg
Download (349kB) | Preview
G061211076-1-2.pdf
Download (509kB)
G061211076-dp.pdf
Download (132kB)
G061211076-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Spodoptera frugiperda merupakan salah satu hama penting pada tanaman jagung di Indonesia dengan tingkat kerusakan yang tinggi. Hama ini bersifat polifag dan mampu memanfaatkan berbagai tanaman inang, termasuk rumput gajah besar (Pennisetum purpureum Schumach), dan rumput gajah odot (Pennisetum purpureum cv. Mott). Informasi mengenai preferensi oviposisi dan kelangsungan hidup hama ini pada berbagai tanaman inang sangat diperlukan sebagai dasar strategi pengendalian hama terpadu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi oviposisi serta tingkat kelangsungan hidup S. frugiperda pada jagung, rumput gajah besar, dan rumput gajah odot dengan metode choice test yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan beberapa ulangan. Metode. Penelitian menggunakan metode choice test dengan tiga jenis tanaman inang, yaitu jagung, rumput gajah besar, dan rumput gajah odot. Parameter yang diamati meliputi jumlah telur yang diletakkan, daya tetas telur, mortalitas larva, serta keberhasilan perkembangan hingga fase imago. Data dianalisis secara deskriptif dan didukung dengan analisis ragam (ANOVA) untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imago betina S. frugiperda lebih banyak meletakkan telur pada rumput gajah besar, namun mortalitas larva pada inang ini sangat tinggi sehingga tidak ada yang berkembang hingga fase imago. Jagung terbukti menjadi tanaman inang yang paling sesuai, ditunjukkan oleh mortalitas larva yang rendah dan perkembangan hingga imago yang optimal. Sementara itu, pada rumput gajah odot jumlah telur relatif lebih sedikit dengan tingkat mortalitas larva yang tinggi, sehingga tidak mendukung perkembangan hingga imago. Kesimpulan. Preferensi oviposisi S. frugiperda tidak selalu sejalan dengan kesesuaian inang untuk kelangsungan hidupnya. Jagung merupakan inang utama yang paling mendukung perkembangan hama, sedangkan rumput gajah besar berpotensi digunakan sebagai tanaman perangkap (trap crop) dalam pengendalian hama terpadu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Choice test; Jagung; Jumlah telur; Mortalitas larva; Rumput gajah besar; Rumput gajah odot. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Proteksi Tanaman |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:54 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54047 |
