Biologi dan morfometrik Spodoptera frugiperda (J. E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae) pada tanaman Jagung Jago galur-06 - Biology and morphometry of Spodoptera frugiperda(J. E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae) on Jagung Jago Galur-06.


DARMAWAN, SUCI RAMADANI (2026) Biologi dan morfometrik Spodoptera frugiperda (J. E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae) pada tanaman Jagung Jago galur-06 - Biology and morphometry of Spodoptera frugiperda(J. E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae) on Jagung Jago Galur-06. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
G061211015-5Ug9yQ4zZ8GRnfrJ-20260120031058.png

Download (377kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G061211015-1-2.pdf

Download (868kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G061211015-dp.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G061211015-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Jagung merupakan komoditas penting setelah padi di Indonesia, namun produksinya terancam akibat serangan S. frugiperda yang merusak baik fase vegetatif maupun generatif tanaman. Kerusakan yang disebabkan oleh hama ini cukup signifikan. Pengamatan terhadap biologi S. frugiperda pada tanaman jagung, khususnya pada varietas baru, serta pola serangan dan dampaknya terhadap hasil panen. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan biologi S. frugiperda pada tanaman Jagung Jago Galur-06. Metode. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hama dan E19 Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar, 2024. Sampel S. frugiperda diambil dari pertanaman jagung di Kecamatan Mata Allo, Kabupaten Gowa, diperbanyak hingga generasi F2. Pengamatan dilakukan terhadap siklus hidup telur, larva, pupa, imago dan imago betina yang melakukan oviposisi untuk mengetahui lama hidup tiap stadia, nisbah kelamin, dan keperidian. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus hidup S. frugiperda dimulai pada penetasan telur setelah inkubasi selama 2,5 hari, larva instar I 1-5 hari (3±2,8), larva instar II 1-4 hari (2,5±2,1), larva instar III 1-3 hari (2±1,4), larva instar IV 2-3 hari (2,50±0,7), larva instar V 1-4 hari (2,5±2,1), larva instar VI 1-3 hari (2±1,4), prapupa 1-4 hari (2,5±2,1), pupa 7-15 hari (11±5,7). Fase reproduksi betina mencakup praoviposisi 7-8 hari (7,5±0,58), oviposisi 4-5 hari (4,25±0,50), dan pascaoviposisi 9-10 (9,25±0,50) hari. Kesimpulan. Total lama perkembangan S. frugiperda pada serangga jantan, dari telur, larva, pupa, hingga imago, hingga menyelesaikan siklus hidupnya. 22-48 hari (35±8,8) sedangkan betina 25-54 hari (39,5±9,9). Mortalitas tertinggi tercatat pada pupa (15,1%) dan larva instar II (14,4%). Umur imago betina 9-15 hari (12±3,0), imago jantan 6-9 hari (7,5 ±1,88), dengan nisbah kelamin 1 : 1,53.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Jagung; mortalitas; reproduksi; siklus hidup
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Proteksi Tanaman
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:50
Last Modified: 25 Feb 2026 02:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54044

Actions (login required)

View Item
View Item